SuaraBekaci.id - Pembeli tentu berkewajiban untuk mengeluarkan uang sebagai alat tukar atas barang yang dibelinya, bukan? Namun ibu-ibu di video viral unggahan akun TikTok @bagassianipar_ berikut ini malah bersikeras tidak mau membayar baju yang dibelinya.
Video yang kembali diunggah Twitter @ndagels itu memperlihatkan momen ketika seorang wanita berbaju hitam mendesak anaknya untuk membayarkan belanjaan mereka.
"Bayarkanlah. Enggak, nanti ku... (ganti). Kaulah... kaulah..." ucap ibu itu berkali-kali, seperti dikutip SuaraBekaci.id, Kamis (25/8/2022).
Tampak wanita itu sudah panik ketika anaknya menolak membayarkan belanjaan mereka. Ia juga mencoba bernegosiasi agar bisa membayar dengan metode tanpa tunai seperti QRIS, namun ditolak oleh pemilik toko.
Emak-emak itu kembali mengaku tidak bisa membayar dengan uang tunai. Di tengah kepanikan tersebut, sang anak malah terus-terusan mengompori dan mendesak ibunya agar segera membayar.
Hingga akhirnya ibu-ibu itu luluh. Ia akhirnya berkenan mengeluarkan sejumlah uang untuk membayarkan baju yang dibeli tersebut.
"Ya udah kau transfer nanti ya," tegas ibu itu kepada anaknya, yang tak lama kemudian diikuti dengan tawa. Pasalnya sang ibu kemudian mengeluarkan "dompet" untuk membayar belanjaan mereka.
Bukan sembarang dompet, wanita itu rupanya menempatkan segepok uang bernominal Rp50.000 dan Rp100.000 di dalam sebuah wadah plastik. Padahal wadah tersebut biasanya digunakan untuk menyimpan makanan dan bukannya uang.
"Mak, itu dompetnya? Ya ampun Mamak, dompetnya keren sekali," ucap penjual yang dibuat takjub dengan pemilihan wadah penyimpan uangnya.
Baca Juga: Ulang Tahun ke 17 Bonge Dapat Hadiah dari Kepala Desa Cimanggis, Raffi Ahmad Janji Kasih Kejutan
Bahkan bukan cuma uang, emak-emak itu menyimpan perhiasan emasnya di wadah yang sama. Cara menyimpan harta benda yang tidak biasa inilah yang membuat banyak orang terpingkal.
"Ngabrut wkwk," kata @ndagels.
Kocaknya banyak emak-emak lain yang juga menggunakan wadah tak biasa sebagai pengganti dompet. Seperti ada yang memakai kresek hitam sampai kaleng biskuit!
"Ibuku kalo belanja pasti pake kresek item. Dulu pernah mau beli pc komputer pas w kelas 6 sd, kreseknya jatoh di jalan. Itu isinya duid semua adakali 10 juta (tahun 2006 gaes) pas balik lagi masih ada dong ngga ada yang ngambil," komentar warganet yang tampaknya malah beruntung karena menempatkan uang di kresek.
"Lucu banget wkwkwkwkwk harta dalam tupperware," ujar warganet.
"The real bekal 4 sehat 5 sempurna," celetuk warganet.
Berita Terkait
-
Viral! Suporter PSM Diserang Fans Klub Malaysia, Media Malaysia Malah Bilang Mereka yang Cari 'Penyakit'
-
Viral Cerita Pilu Seorang Nenek Ngamuk ke Cucunya di Angkot, Bikin Penumpang Terharu
-
Bikin Malu! Bule Ngamuk Direkam Tanpa Izin di Pantai, Pelaku dan Korban sampai Kejar-kejaran Rebutan HP
-
Viral Video Uang Baru Ditolak Mesin ATM Saat Setor Tunai, Warganet: Mesinnya Belum Baca Berita
-
Resmi Jadi Tersangka Usai Pukuli Wanita di SPBU, Oknum DPRD: 'Saya Pasrah'
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Vape Jadi Sarana Peredaran Narkoba, Bagaimana Sikap PBNU?
-
Tumpukan Sampah di TPS 3R Pulogebang Meluber, Warga Resahkan Penyakit
-
OJK Cabut Izin Satu Bank di Sumatra Barat, Bagaimana Uang Nasabah?
-
Perajin Tahu-Tempe Bekasi Perkecil Ukuran Produk, Pekerja Dirumahkan
-
Bersih-Bersih Kantor Pemkab Bekasi: Pedagang Dilarang Masuk, Tamu Wajib Dijemput