SuaraBekaci.id - Sidang kode etik tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Irjen Pol Ferdy Sambo digelar hari ini, Kamis 25 Agustus 2022 di Gedung Transnational Crime Center (TNCC) Mabes Polri.
Pada sidang etik ini sempat terjadi ketegangan antara awak media yang meliput dengan seorang anggota Brimbob. Dari video yang viral di media sosial tersebut, satu orang anggota Brimbob dengan berpakaian lengkap tampak berteriak ke arah awak media.
"Woi wartawan dengar, kalian kalau tidak mau tertib saya tidak peduli. Di luar semua!" teriak anggota Brimbob seperti dikutip dari SuaraJabar.id
Di video yang beredar tersebut, suasana ruang sidang etik Ferdy Sambo memang ramai diliput oleh para awak media.
Sontak saja, video yang viral ini pun mendapat banyak komentar dari sejumlah netizen.
Para netizen meminta anggota Brimob tersebut untuk tidak berlebihan saat mengingatkan para awak media yang meliput.
"jagoan turun tangan ceritanya," tulis salah satu pengguna Twitter.
"Itu Sipil tapi 80 persen militer hahaha," tambah akun lainnya.
"Galak nya ke wartawan, lembut nya ke tersangka," tulis salah satu pemilik akun Instagram.
Baca Juga: Surat Permintaan Maaf Ferdy Sambo untuk Senior dan Rekan Sejawat di Polri, Begini Isinya
"Galak bgt pak... Pasti drmh takut itu sm istri," timpal akun lainnya.
"jangan sok galak deh pak...masyarakat jg BUTUH tau,dan wartawan WAKIL dr masyarakat untuk menyampaikan berita nya kpd kami," sambung akun lainnya.
Sementara itu, pada sidang kode etik Ferdy Sambo ada 15 orang saksi yang hadir, termasuk tersangka Bharada E dan Bripka RR.
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol. Nurul Azizah, Kamis, menyebutkan saksi-saksi yang hadir tersebut berstatus menjalani penempatan khusus, seperti Bharada E (RE) dan Kuat Ma'aruf (KM) dipatsuskan di Bareskrim Polri bersama Bripka Ricky Rizal (RR).
"Saksi dari patsus Bareskrim ada tiga, yakni RR, KM dan RE," kata Nurul.
Nurul menyebutkan, untuk saksi Bharada RE tidak dihadirkan langsung di ruang sidang etik, namun dihadirkan secara daring.
"Untuk saksi RE hadir melalui zoom," kata Nurul.
Berita Terkait
-
Surat Permintaan Maaf Ferdy Sambo untuk Senior dan Rekan Sejawat di Polri, Begini Isinya
-
Jika Satu Sel Penjara Bareng Ferdy Sambo, Irjen Napoleon: Masak Saya Tolak, Saya Openi
-
Sidang Etik Ferdy Sambo, Bharada E Bersaksi Secara Virtual
-
Ferdy Sambo Jalani Sidang Etik Terkait Kasus Penembakan Brigadir J, Napoleon Bonaparte Beri Komentar Singkat
-
5 Fakta Surat Penyesalan Ferdy Sambo: Ditulis Tangan, Minta Maaf dan Siap Tanggung Jawab
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
8 Pedagang Kalibata Gulung Tikar, Total Kerugian Rp1,2 Miliar
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi