SuaraBekaci.id - Hubungan 'toxic' atau lebih dikenal dengan toxic relationship selalu membuat salah satu pihak merasa tersiksa.
Seperti halnya yang dirasakan oleh wanita ini. Saking tak tahan dengan siksaan yang dia hadapi, wanita itu sampai merenggut nyawa kekasihnya sendiri.
Baru-baru ini, rekaman video CCTV seorang ibu-ibu gasak tas milik sopir secara terang-terangan tengah menjadi perbincangan hangat.
Video itu viral dan dibagikan ulang oleh akun @dunia_kaumhawa di jejaring media sosial Instagram.
ibu tersebut langsung menggasak tas ransel hitam milik sopir yang berada di dekatnya.
1. Ngeri! Tak Tahan Sering Di-bully dan Disiksa, Wanita ini Tembak Pacar Tepat di Hadapan Biksu
Hubungan 'toxic' atau lebih dikenal dengan toxic relationship selalu membuat salah satu pihak merasa tersiksa.
Seperti halnya yang dirasakan oleh wanita ini. Saking tak tahan dengan siksaan yang dia hadapi, wanita itu sampai merenggut nyawa kekasihnya sendiri.
Baca Juga: Fakta-fakta Laporan Dugaan Pelecehan Seksual Istri Ferdy Sambo Dihentikan Bareskrim
2. Viral Video Emak-emak Nekat Coba Rebut Tas Sopir Bus, Netizen: Turunin di Kantor Polisi Pak!
Baru-baru ini, rekaman video CCTV seorang ibu-ibu gasak tas milik sopir secara terang-terangan tengah menjadi perbincangan hangat.
Video itu viral dan dibagikan ulang oleh akun @dunia_kaumhawa di jejaring media sosial Instagram.
3. Bharada E Bakal Jalani Pemeriksaan di Mako Brimob Sore Ini
Bharada Richard Eliezer atau Bharada E bakal menjalani pemeriksaan di Mako Brimob, Kelapa Dua Depok, Jawa Barat, Jumat (12/8/2022) sekitar pukul 15.00 WIB.
Pada kesempatan itu, Bharada E Bakal diperiksa oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).
4. Viral! Totalitas Dandan Jadi Domba, Emak-emak Kompak Gerak Jalan Lomba 17 Agustus Sambil Teriak "Mbek"
Momen seorang ibu-ibu kompak gerak jalan lomba 17 Agustus tengah menjadi sorotan hingga viral.
Pasalnya, mereka begitu totalitas dengan dandan menjadi domba dari kartun 'Shaun the Sheep'.
5. Pria Ini Temukan Hal Tak Terduga Saat Beri Makan Ternak Burung Puyuh
Seorang warga Dusun Sukajadi, Desa Winduraja, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis mengalami hal tak terduga pada Kamis (11/8/2022) kemarin. Ia menemukan ular sanca berukuran cukup besar di kandang puyuh miliknya.
Peristiwa itu bermua ketika warga bernama Dadan itu hendak memberi makan ternak burung puyuh miliknya.
Tag
Berita Terkait
-
Fakta-fakta Laporan Dugaan Pelecehan Seksual Istri Ferdy Sambo Dihentikan Bareskrim
-
Terpopuler: Heboh Maba Ospek Dituding Mau Goda Dosen, Suami Gaji Rp 600 Ribu Ingin Poligami
-
Heboh Video Viral Gus Samsudin Salah Kutip Ayat Al Quran, Publik: Makin Malu Aja Si Gus Dukun
-
Penjelasan Lengkap Kenapa Penyidikan Pelecehan dan Percobaan Pembunuhan Istri Ferdy Sambo Disetop, Hanya Drama?
-
Eks Pengacara Bharada E Minta Bayaran Rp 15 T ke Pemerintah, Katanya Buat Foya-foya
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Perbedaan Krusial Zakat dan Pajak Menurut Jusuf Kalla
-
Mahasiswa Bekasi Diciduk Polisi, Ternyata Pengedar Tembakau Sintetis Rumahan
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Kepada 3,8 Juta Debitur
-
Kontroversi Paspor Inggris Anak Alumni LPDP, AHU: Potensi Pelanggaran Hak Anak
-
Konsultasi Hukum: Bolehkah Orang Tua Mengalihkan Kewarganegaraan Anak Secara Sepihak?