SuaraBekaci.id - Samuel Hutabarat, ayah Brigadir Yosua alias Brigadir J, mengatakan akan membuka pintu maaf untuk Irjen Ferdy Sambo selaku tersangka kasus pembunuhan anaknya.
Hal itu diketahui dari unggahan video yang dibagikan kembali oleh akun @lambegosiip di jejaring media sosial Instagram.
Melalui rekaman video tersebut Samuel diberikan pertanyaan soal Ferdy Sambo.
"Apabila nanti FS meminta maaf ke bapak gimana?" kata si penanya.
Tanpa menunggu lama, Samuel langsung menjawab pertanyaan tersebut dengan ucapan yang begitu tegas bahwa dia membuka pintu maaf.
"Kita selaku umat manusia apalagi kita di negara ini menurut agamanya masing-masing pintu maaf telah terbuka," ungkap Samuel dikutip SuaraJabar.id, Kamis (11/08/2022).
"Tapi di negara kita ini ada hukum negara kita Republik Indonesia berjalan hukum yang ada di negara kita sesuai dengan apa yang diperoleh," lanjutnya menambahkan.
Lebih lanjut, Samuel memberikan pesan kepada Irjen Ferdy Sambo. Ayah Brigadir J itu berharap Ferdy Sambo untuk memaparkan motif sesungguhnya kepada para penyidik.
"Kepada Bapak FS kiranya beliau berterus terang kepada penyidik apa motif dari terjadinya semuanya," harap Samuel.
Baca Juga: Ibu Rela Jual Sawah Bujuk Putranya Kuliah Ditolak Berikan Ucapan Bikin Haru
Samuel dan keluarga pun mengaku sejak awal masih tak menyangka kejadian mengerikan tersebut berlokasi di rumah Irjen Ferdy Sambo.
Pasalnya, selama ini mereka tak pernah mendengar cerita pahit soal rumah Ferdy Sambo dari almarhum.
Menurut pengakuan Samuel, almarhum Brigadir J malah justru selalu bercerita keadaan enak di rumah Ferdy Sambo.
"Sesudah kejadian ini kami kayak terkejut, kok bisa jadi begitu ternyata inilah. Kami memohon kepada Pak Ferdy Sambo supaya terbuka kepada penyidik apa motifnya," pungkas Samuel.
Rekaman video itu pun sontak viral hingga menuai beragam tanggapan dari warganet di kolom komentar.
Ferdy Sambo Jadi Tersangka
Tag
Berita Terkait
-
Ibu Rela Jual Sawah Bujuk Putranya Kuliah Ditolak Berikan Ucapan Bikin Haru
-
Soroti Respon Wamenkumham Saat Diminta Komentari Kasus Sambo, Fadli Zon: Tak Bertanggung Jawab dan Tutup Mata
-
Ahli Hukum Pidana Bicara Peluang Bharada E Lolos dari Pidana, Usai Terima Perintah dari Ferdy Sambo
-
Ini Bentuk Indikasi Kuat Pelanggaran HAM dalam Kasus Kematian Brigadir J
-
5 Poin Penjelasan Kadiv Humas Polri Soal Kronologi Awal Kasus Kematian Brigadir J
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
Terkini
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74