SuaraBekaci.id - Beberapa waktu belakangan, penyanyi Keisya Levronka kerap menjadi sasaran bully oleh sejumlah pihak. Hal ini lantaran Keisya dianggap tak bisa bernyanyi dengan nada tinggi.
Polemik soal Keisya Levronka rupanya mendapat perhatian dari Nikita Mirzani. Nikita kemudian pasang badan untuk membela Keisya Levronka dari kritikan banyak pihak.
"Enggak bisa dia jadi bahan olok-olokan. Dia bukan peserta saat itu, dia bintang tamu. Selayaknya bintang tamu ya gimana, jangan disamain sama peserta," ujar Nikita Mirzani mengutip dari matamata.com--jaringan Suara.com
Ditambahkan Nikita, orang-orang yang lebih dewasa harusnya bisa menahan diri tak usah memberi kritikan kepada Keisya.
"Yang namanya nyanyi nada tinggi, itu bukan suatu hal yang gampang. Seharusnya kita sebagai orang dewasa harus lebih mengontrol aja," tambah eks kekasih John Hopkins itu.
Nikita juga menegaskan bahwa publik seharusnya tidak menyamakan Keisya dengan penyanyi lain. Menurut Nikita, Keisya sudah memiliki karakter sendiri saat bernyanyi.
"Kalian aja netizen yang menyaing-saingi dia sama penyanyi lain. Enggak bisa, itu karakternya dia begitu,"
Sontak saja pembelaan dari Nikita kepada Keisya pun diamini oleh netizen.
"Tumben bener tanggapannya," tulis seorang netizen, "Nyai kalau udah turun gunung ngeri coy," ucap netizen lain, "Rispek sama kak Niki," tambah akun lainnya.
Baca Juga: Nikita Mirzani Turun Gunung, Bela Keisya Levronka
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74