SuaraBekaci.id - Viral di media sosial yang memperlihatkan seorang wanita yang mengalami nasib sangat sedih, karena gagal menikah gegera calon suami membatalkan secara tiba-tiba.
Hati calon pengantin perempuan itupun langsung hancur seketika, ketika menerima pesan chat dari calon suaminya yang memberitahukan niatnya menolak melanjutkan pernikahan 3 hari sebelum akad.
"Dengan sedih memberitahu kalian, bahwa pernikahan saya yang seharusnya berlangsung pada 24 Juli 2022 dibatalkan," tulis si wanita dikutip dari Beritahits.id, Selasa (26/07/2022).
Wanita yang dikenal sebagai Nur Ain itu mengatakan bahwa calon suaminya memberi informasi "menolak untuk melanjutkan hubungan" melalui chat aplikasi Whatsapp.
"Saya mengetahuinya pada pukul 23.51 tanggal 20 Juli. Duduk, hanya bisa mengucap Allahu, menangis sedikit, masih tidak percaya dan merasa masih bisa menyelematkan apa yang direncanakan," kata wanita asal Malaysia itu.
Saat mendapatkan pesan tersebut, Nur berkata tengah mengemasi pakaian karena akan berangkat dari Terminal Bersepadu Selatan (TBS) menuju Kedah keesokan harinya tanggal 21 Juli.
Selesai berkemas, Nur langsung ke Shah Alam untuk menemui calon suami yang dari Hulu Langat. Dia berpikir, ketika bertatap muka dengan calon suaminya itu mungkin bisa berbicara dengan lebih baik.
"Jam 3 pagi saya tiba di Shah Alam menunggu dia selesai bekerja jam 5 pagi. Saya membujuknya untuk kembali ke Kedah bersama, menarik tangannya tetapi dia masih mengatakan dia tidak bisa karena pekerjaan, tidak dapat cuti," ungkap Nur.
Ketika ditanya alasan tidak mengambil cuti, pria itu hanya berkata 'tidak bisa' terus menerus.
Menurut Nur, pria yang dikenalnya sejak Maret 2021 tersebut tidak menunjukkan perubahan ataupun sikap aneh sebelum mengambil keputusan berani untuk membatalkan pernikahan.
"Tidak pernah ada keraguan. Dia baik, sederhana, dan pendiam," kata wanita berusia 22 tahun itu.
Akibat pembatalan sepihak tersebut, Nur mengatakan uang untuk upacara pernikahan mulai dari biaya sandang, pangan, hantaran, dan cinderamata untuk para tamu "terbakar" begitu saja.
Sementara itu, pembayaran untuk make-up artist (MUA) dan fotografer dapat dikembalikan tanpa uang muka.
"Bagi saya, jika Anda tidak ingin melanjutkan, Anda dapat memberitahu saya dengan baik dan sejak dini," ucap Nur yang bekerja sebagai eksekutif pemasaran di sebuah perusahaan.
"Kami menelepon orang tua kami dan mengatakan kami tidak bisa melanjutkan. Rasa sakit di awal tidak separah ketika semua persiapan diselesaikan," katanya lagi.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Video Jeje Slebew Ngamuk Tolak Foto Bareng Fans, Wanita Ini Sindir Mak Jleb: Sekolah Dulu yang Bener
-
Kepuasan Publik Tinggi, Pengamat Politik Sebut Presiden Jokowi Sangat Responsif Terhadap Kebutuhan Masyarakat
-
Pengin Ngemil, Tikus Ini Malah Bernasib Apes Kejepit Dus Bakpia Jogja
-
Dikira Calon Pelanggannya, PSK Ini dapat Pesan WA Ternyata Kenalan Ayahnya, Netizen: Auto Kaget Pasti Ini
-
Istri Hamil Penampilannya 'Ndeso', Suami Pilih Selingkuh, Warganet: Setan Kalah Saing dengan Polahmu, Mas
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
Terkini
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74