SuaraBekaci.id - Sutradara dan penulis naskah Ernest Prakasa tengah mempersiapkan produksi film "Cek Toko Sebelah 2".
Hal itu kata dia, sebagai bentuk kerinduanya untuk membuat film dengan genre drama komedi.
"Ingin balik ke komedi karena saya rindu sekali (terlibat) dan kebetulan para pemeran ini lucu-lucu semua. Kangen banget karena terakhir film 'Teka Teki Tika' kan bukan komedi, jadi di sini saya 'balas dendam'," kata Ernest saat dijumpai di Jakarta, Jumat (22/7/2022).
"Ini pengalaman menyenangkan bisa reuni bareng dan dapat pengalaman baru. Saya enggak sabar bikin film ini, dan enggak sabar bikin penonton terhibur," imbuhnya.
Seperti diketahui, "Cek Toko Sebelah" memiliki satu film yang rilis pada 2016 dan serial yang dirilis di layanan streaming. Saat ditanya pembeda proses pembuatan naskah untuk film, serial, dan sekuel, Ernest mengatakan elemen drama menjadi fokus utamanya.
"Kalau di series kan konsepnya sitkom, lebih ke komedi daripada drama. Kalau film, backbone-nya adalah drama. Naskahnya sudah di-develop dari akhir tahun lalu. Cukup banyak pertimbangan, sekuel ini mau fokusnya ke mana. Begitu udah ketemu, arahnya jelas, jadinya lebih lancar," papar Ernest.
"Dan (dari segi teknis) rasanya aku lebih punya wawasan di film ketujuh aku ini, harusnya ada perbedaan yang terlihat dari visual, treatment shot, dan lainnya. Harusnya sudah lebih bervariasi dengan tingkat production value, bukan cuma dari skala, tapi juga detail di frame," imbuhnya.
Bicara soal naskah, istri Ernest, Meira Anastasia, yang juga berperan sebagai penulis naskah dan co-sutradara, mengatakan pembeda utama dari film sebelumnya adalah kehadiran konflik dari sisi wanita.
"Lebih menambah warna dengan problematika dari sisi karakter perempuan. Perempuan akan relate dengan karakter perempuan di film ini, yang kita bawa perjalanan ceritanya di 'Cek Toko Sebelah 2'. Yang beda di situ. Ada sisi perempuannya yang lebih banyak kelihatan jika dibandingkan dengan film pertamanya," jelas Meira.
Baca Juga: One Piece Film : Red Resmi Tayang di Bioskop Indonesia
Karakter perempuan yang menjadi sorotan utama di film ini adalah Natalie yang kini diperankan oleh Laura Basuki. Laura mengaku, dirinya tak sabar untuk segera berakting di film drama komedi.
"Sudah lama tidak main drama komedi dan akhirnya aku memutuskan untuk terlibat di sini. Aku juga sudah lama ingin kerja sama bareng Ernest," kata Laura.
Sementara itu, "Cek Toko Sebelah 2" akan memulai proses syuting pada 26 Juli. Film ini masih dijadwalkan untuk tayang pada akhir tahun ini. [Antara]
Berita Terkait
-
Tragedi Berdarah di Balik Kelamnya Janur Ireng: Sewu Dino The Prequel
-
Film Caught Stealing: Petaka Maut di Balik Titipan Kucing
-
Telan Biaya Rp85 Miliar, Papa Zola The Movie Janjikan Kualitas Visual Sekelas Hollywood
-
Film Surat ke-8 Angkat Potret Gap Generasi Lewat Akting Aurora Ribero dan Arief Didu
-
4 Drama dan Film Korea yang Dibintangi Kang Hyung Suk, Layak Ditonton!
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74
-
BRI dan Kemenpora Bekali Atlet SEA Games 2025 dengan Literasi Keuangan untuk Masa Depan
-
Apresiasi Prestasi Indonesia Raih Posisi Runner-Up SEA Games 2025, BRI Salurkan Bonus Atlet Nasional
-
Ini Alasan Polda Metro Jaya Tidak Tahan dr Richard Lee