Begitu juga dengan skuat Tim Tango pada April 2009 tersebut. Argentina merasakan kekalahan terbesar mereka atas Bolivia semenjak kedua bertanding sejak 1926, Lionel Messi cs kala itu dihantam 1-6. Dari segi permainan, Argentina memang sangat kedodoran meladeni Bolivia.
Para pemain Argentina seperti 'kehabisan nafas' untuk bisa mengatur skema serangan. Konsentrasi para pemain terpecah, umpan-umpan berjalan tak semestinya, sementara para pemain Bolivia terlihat nyaman bertanding.
Umpan satu dua antar pemain Bolivia terjalin dengan sempurna, adu sprint antar pemain Bolivia dengan Argentina di sektor sayap pun sukses dimenangkan oleh tim yang kala itu dilatih oleh Erwin Sanchez.
2017, Argentina kembali melawat ke stadion ini, hasilnya tetap saja minor meski gol yang tercipta lebih sedikit. Argentina kalah dua gol tanpa balas pada 28 Maret 2017.
Bagi orang Bolivia, Stadion Hernando Siles merupakan senjatan mematikan untuk timnas mereka mengalahkan para tim tamu. Nama stadion ini sendiri diambil dari mendiang Presiden Bolivia yang ke-31, ayah dari sang arsitek Emilio Villanueva, Jose Gabino Villanueva memiliki kedekatan tersendiri memang dengan Siles saat masih menjabat sebagai presiden.
Keindahan Stadion Hernando Siles
Sebagai negara yang terletak di dataran tinggi, pemilihan lokasi Stadion Hernando Siles tentu bukan karena faktor kesengajaan untuk membuat tim lawan menjadi kalah.
Bagi suporter Bolivia, ketinggai stadion yang mencapai 3637 meter di atas permukaan laut adalah hal biasa, pasalnya tempat tinggal mereka pun rata-rata memiliki ketinggian 3000 meter di atas permukaan laut.
Untuk bisa mencapai stadion ini, para turis tinggal menyusuri jalan sepanjang 1,5 km dari Plaza Mayor, salah satu pusat bersejarah di kota La Paz menuju kawasan Miraflores. Sepanjang jalan menyusuri kawasan Miraflores, para turis akan disajikan pemandangan indah kawasan pegunungan Andez yang terkenal.
Baca Juga: Profil Timnas Bolivia, Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Berikutnya
Selain itu sepanjang jalan menuju kawasan Miraflores yang jadi lokasi Stadion Hernando Siles, para turis akan dimanjakan dengan banyaknya tempat-tempat hiburan malam serta restoran yang siap menyajikan berbagi makanan khas orang Bolivia seperti chuno (sejenis kentang beku) atau chicharron (daging babi kering) yang disajikan bir jagung atau chicha.
Dikutip dari stadiumguide.com, perjalanan ke stadion ini dari Plaza Mayor memakan waktu 30 menit menggunakan transportasi umum seperti bus atau taksi. Jurnalis asal Inggris, Peter Burt menceritakan kisahnya saat bertandang ke Stadion Hernando Siles.
Burt datang saat Club Bolivar, klub yang menjadikan Stadion Hernando Siles sebagai markas tengah menjamu Universitaria de Quito dalam lanjutan Liga Bolivia. Suasana stadion malam itu digambarkan oleh Burt seperti lazimnya stadion-stadion di seluruh dunia.
Suara dukungan suporter membahana di tiap sudut stadion, para suporter tak merasa terganggu dengan posisi stadion. Suara mereka kara Burt terus nyaring selama 2x45 menit.
"Sepertinya efek ketinggian tidak terlalu berpengaruh untuk para suporter. Mereka tak kesulitan untuk bernafas," kata Burt yang saat itu duduk membelakangi area Curva Sur, basis suporter fanatik Club Bolivar.
Menariknya menurut Burt, bukan ketinggian yang membuatnya merasa tak nyaman berada di stadion ini namun barisan para aparat keamanan yang menenteng senjata laras panjang dengan wajah tak bersahabat. "Saya membayar 6,60 poundsterling untuk tiket dan kemudian harus bertemu para aparat bersenjata yang begitu mengerikan," tulis Burt di inbedwithmaradona.com
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Anak Disakiti! DPR Sebut Ada Celah Mematikan di Balik Menjamurnya Daycare
-
Kekerasan di Daycare Little Aresha: Mengapa Nama Seorang Hakim Ada dalam Struktur Yayasan?
-
Cerita Pilu Ibu Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi: Anak Saya Terbalik Kepala di Bawah Kaki
-
Pemprov Jabar Beri Santunan Rp50 Juta untuk Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Sosok Nurhayati, Pengurus Muslimat NU Korban Meninggal Dunia Kecelakaan Kereta di Bekasi