SuaraBekaci.id - Fenomena tawuran kembali terjadi di Bekasi. Peristiwa tawuran baru-baru ini pecah di Jalan Cemerlang, Jatibening, Pondok Gede, Kota Bekasi.
Tawuran yang terjadi pada Rabu 15 Juni lalu membuat satu orang mengalami luka bacok.
Menurut Kapolsek Pondok Gede Kompol Herman Simbolon, pemicu dua kelompok remaja itu tawuran ialah karena saling ejek di media sosial.
"Perkara ini berawal dari adanya peristiwa tawuran atau perang antar kelompok yang menamakan dirinya kelompok Cemerlang berlawanan dengan TKBR (Tambun Kayu Ringin Bintara dan Rawadas), yang saling ejek di media sosial instagram " Kata Herman mengutip dari unggahan akun Bekasi24jam--jaringan Suara.com
Dikatakan oleh Kompol Herman, bahwa korban yang alami luka bacok bernama Anjar.
"Terhadap peristiwa tersebut ada satu Korban atas nama Anjar luka bacok di tangan sebelah kanan dan punggung sebelah kiri, "kata Herman.
Pihak kepolisian sendiir telah menetapkan tiga tersangka di kasus tawuran ini, yakni Teten, Ali Nurdin dan Albertus.
Sementara satu tersangka lainnya masih berstatus DPO. Para tersangka ini dikenai asal 1 Ayat 2 UU darurat nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.
Aksi tawuran remaja ini pun membuat publik kesal dan meminta aparat untuk bisa mencari solusi konkret agar tidak terulang lagi.
"Lah "korban" juga sebenernya tersangka lah, cuma kebetulan aja dia yang kena bacog. Coba kaga, bisa jadi dia dan kawan²nya yang malah ngebacog pihak lawan. Tawuran mah sama² siap, pake janjian pula, unggah akun @mon***
"tawuran rame rame.. yg dipenjara dia doang biar didalem pada mikir,"
"Bukan sembarang tas gitar," unggah akun @pra*** melihat barang bukti yang didapat polisi dari para pelaku tawuran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan
-
Polisi Bongkar Alasan Pelaku Bunuh Teman Sendiri di Pemakaman Bekasi
-
Momen Gibran Main Sepak Bola di Wamena Papua, Cetak Tiga Gol
-
Era Gratis Biskita Trans Wibawa Mukti Bekasi Berakhir, Berapa Biayanya?
-
8 Pedagang Kalibata Gulung Tikar, Total Kerugian Rp1,2 Miliar