SuaraBekaci.id - Viral sebuah video yang menunjukkan aksi arogan yang ditunjukkan seorang berbadan tegap dan berambut cepak yang diduga ialah pengawal ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani.
Aksi arogan pria tersebut dilakukan terhadap sejumlah jurnalis yang tengah melakukan peliputan terkait kedatangan Puan Maharani di Kota Cirebon.
"Aksi arogan pengawal ketua dpr ri terhadap teman teman jurnalis cirebon," tulis unggahan akun Instagram @kabarnegri.
Dalam video yang beredar tersebut, pengawal itu tampak mendorong dengan paksa sejumlah jurnalis.
Dari narasi video disebutkan bahwa Puan Maharani datang untuk kunjungan kerja sebagai ketua DPR RI di Kampung nelayan Cangkol, Kota Cirebon.
Sontak saja video aksi arogan pengawal Puan Maharani ini mendapat respon negatif dari sejumlah warganet.
Mayoritas warganet geram dengan sikap yang ditunjukkan pengawal tersebut.
"sama sama makan nasi bos," tulis akun @eza***
"Kesian banyak yg g suka," tambah akun lainnya.
Baca Juga: Kepergok Warga, Maling Motor di Bogor Babak Belur Dikeroyok Massa
"Mau ngambil hati rakyat....koq gt ya," unggah akun @ded***
"Belum jadi pengawal PRESIDEN kyk gitu. Emang siapa ya dia kok dikawal KETAT gitu. Kalo PRESIDEN gpp dikawal ketat wajar PRESIDEN lah itu" tambah akun @her***
"Banteng kan nyeruduk," timpal akun @irh***
Sebelumnya, ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani meminta kadernya untuk kembali membuat Jawa Barat memerah.
Menurut Puan Maharani, untuk Jawa Barat bisa kembali merah, semua kader PDI Perjuangan harus solid.
"Kita pernah memerahkan Jawa Barat, dan nanti asalkan kita solid, solid, dan solid, maka Jawa Barat pasti bisa kita merahkan," kata Puan
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pilkades Serentak Bekasi 2026 Diundur
-
Motor Dicuri, Driver Ojol Tak Menyangka Polisi Lakukan Hal Ini
-
Meikarta Jadi Hunian Rakyat, Lippo Group Segera Serahkan Lahan ke Negara
-
Modal Pistol Korek Api, Mahasiswa di Bekasi Nekat Rampok Minimarket Rp12 Juta
-
Geger Pelecehan Seksual Terhadap Anjing di Pet Shop Penjaringan