SuaraBekaci.id - Masyarakat dibuat heboh dengan dugaan penyelewengan dana umat yang dilakukan Organisasi filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT).
Seharian kemarin, Senin (4/7) di laman sosial media, kasus yang melibatkan ACT ini jadi trending topic. Netizen dibuat geram dengan dugaan penyelewengan dana umat tersebut.
Imbasnya akun Instagram resmi ACT memilih untuk tutup kolom komentar. Tindakan sama juga dilakukan akun ACT Kota Bekasi @act.bekasi.
Dari pantuan Suara Bekaci, semua postingan di akun ini sudah tak bisa lagi dikomentari para netizen.
Akun ACT Kota Bekasi sendiri terakhir update unggahan di kolom feed pada 13 Mei lalu. Pada unggahan terakhir itu, ACT Bekasi menuliskan soal Gerakan Bekasi Berwakaf.
Meski unggahan di kolom feed terakhir pada 13 Mei 2022, namun akun ACT Kota Bekasi masih aktif unggah di laman Instastory.
Sementara itu, Presiden ACT Ibnu Khajar dalam konferensi pers di Jakarta mengatakan bahwa organisasinya telah memangkas besaran gaji serta operasional bagi para petingginya dalam upaya pembenahan dan restrukturisasi organisasi sejak Januari 2022.
"Sejak 11 Januari 2022, tercipta kesadaran kolektif untuk memperbaiki kondisi lembaga dengan masukan dari seluruh cabang. Kami melakukan evaluasi secara mendasar," ujarnya mengutip dari Antara.
Sebelumnya dalam laporan investigasi Tempo, ditemukan dugaan penyelewengan dana umat yang dilakukan oleh ACT. Besaran gaji menjadi salah satu tajuk yang membuat masyarakat mempertanyakan kredibilitas organisasi tersebut.
Baca Juga: Bareskrim Buka Penyelidikan Dugaan Penyelewengan Dana Umat oleh ACT
Dalam laporan itu menyebutkan bahwa gaji Ketua Dewan Pembina ACT disebut-sebut menerima gaji sekitar Rp250 juta. Sedangkan pejabat di bawahnya seperti Senior Vice Presiden menerima sekitar Rp150 juta, Vice Presiden Rp80 juta, direktur eksekutif Rp50 juta, dan direktur Rp30 juta per bulannya.
Ibnu menampik besaran gaji tersebut dan tak tahu-menahu mengenai besaran yang diungkap media itu. Tapi, ia enggan membuka berapa besaran asli yang diterima para petinggi ACT.
Berita Terkait
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
2 Tersangka Dibebaskan! Kasus Perusakan Rumah di Cikunir Selesai
-
MotoGP Mandalika 2026 Kembali Digelar, BRI Dorong Ekonomi Kawasan Berbasis Pariwisata
-
BRI Kembali Dukung Atlet Nasional, Semangati Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
-
Aset 1,5 Hektare Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat Digeledah KPK
-
Lewat Program BRI Sahabat Disabilitas 2026 di Makassar, BRI Peduli Berikan Pelatihan dan Pemagangan