SuaraBekaci.id - Warga Bekasi, Jawa Barat dihebohkan dengan adanya penemuan diduga benda bersejarah kesultanan Banten ditemukan di pinggir jalan di Bekasi viral di media sosial.
Penampakan benda bersejarah tersebut diunggah akun instagram @onlinebekasi, sontak mendapatkan sorotan dan berbagai komentar dari netizen.
Mengutip dari unggahan istagram tersebut, menurut penuturan informasi dari warga setempat, keberadaan batu tersebut sudah ada sejak zaman dahulu, jauh sebelum warga setempat mendirikan bangunan rumah di Bekasi.
Untuk berat utuh batu tersebut belum diketahui, bahkan, satu batu jika ingin diangkat saja, diperlukan satu unit mobil Dinas Bina Marga.
Benda tersebut sangat mirip dengan batu purbakala era kesultanan Banten abad ke 17, yang dimana batu tersebut biasa dipergunakan masyarakat untuk memproduksi gula pada masa itu.
Bahkan, juga dikelola oleh orang-orang China di daerah Pecinan, Kelapadua, hasilnya dijual ke Batavia untuk selanjutnya diekspor ke China dan Jepang.
Alat produksi gula pada masa itu menggunakan batu penggilingan. Masyarakat Banten tempo dulu menyebutnya kilang yang digerakkan oleh hewan sapi.
Sementara itu, Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan akan coba mengamankan benda tersebut untuk diteliti lebih lanjut, yang kemudian akan ditempatkan dimuseum cagar budaya.
"Penemuan batu sejarah ini akan kita proses diteliti lebih lanjut, jika memang benar batu bersejarah, batu tersebut akan kita tempatkan di museum cagar budaya," katanya.
Unggahan tersebut kini sudah banyak disukai ratusan orang dan berbagai komentar dari netizen.
"Tadi nya banyak min di sekitar lapangan depan kcm wisma asri situ,tapi udah di ambilin sama orang yg suka kolektor benda kuno," tulis netizen.
"Di di Agus Salim gang.angsana 2 ge ada bos...udah puluhan taon," tulis netizen.
"Waktu dibangun tembok beton di sampingnya. Apakah mengenai benda sejarah tersebut?," tulis netizen.
Tag
Berita Terkait
-
Ada Kecelakaan Beruntun, Tol Purbaleunyi Arah Jakarta Macet, Jasa Marga: Kendaraan Dialihkan Keluar Padalarang Timur
-
Penampakan Macet Parah di Tol Cipularang Arah Jakarta, Imbas Kecelakaan Beruntun Libatkan Belasan Kendaraan
-
Viral Warga Ramai-ramai Kejar hingga Amuk Pengendara Mobil di Medan
-
Duh! Cuma Dapat Upah Rp 150.000, Pemuda Ini Nekat Bakar Beberapa Rumah di Jakarta Timur
-
Viral Suami Istri Nangis Kencang Halangi Rumah Digusur, Sampai Dihadang Polisi, Malah Jadi Perdebatan
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Digelar Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo Sabet Rekor MURI
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli
-
Begini Kisah Heroik Tragedi Berdarah Sasak Kapuk, Ubah Bekasi Jadi Lautan Api
-
Heboh Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu, Begini Update Harga Bawang Merah di Indonesia
-
Rela Datang Jam 5 Pagi dari Bekasi, Demi Kaos Gratis HUT RI di Monas