SuaraBekaci.id - Abdul Rohim tak menyangka jika benda yang ia temukan saat mencari rumput adalah granat aktif yang masih bisa meledak jika pemicunya diaktifkan.
Warga Cinangsi, Desa Cisalada, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat itu bahkan sempat membawa pulang granat yang ia temukan pada Selasa (21/6/2022) itu ke rumahnya.
“Saat itu, Abdul Rohim tengah mencari rumput menemukan benda besi bulat dengan berat kurang lebih 500 gram di tanah, lalu digali yang kemudian benda tersebut dibawa pulang ke rumah,” Jelas Suharto, Rabu (22/6/2022).
Ia menambahkan, merasa khawatir benda tersebut adalah granat, kemudian pagi harinya Abdul Rohim membawa benda tersebut ke kantor Desa Cisalada dan melaporkan nya ke Kepala Desa, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.
“Saat menerima laporan dari Polsek Jatiluhur melalui Bhabinkamtibmas, kami langsung ke lokasi untuk melaksanakan pengecekan dan pemasangan police line,” jelasnya.
Ketika tiba di TKP, Kata Suharto, pihaknya langsung memeriksa dan mengamankan benda yang diduga bom tersebut dan mengamankan area sekitar.
Selanjutnya, sambung Suharto, Polres Purwakarta berkoordinasi dengan Brimob Subden/C Pelopor Bungursari untuk melakukan evakuasi.
“Ketika diperiksa, diketahui bahwa benda tersebut ternyata benar granat yang sudah berkarat dan masih aktif serta membahayakan jika salah penanganannya,” ucapnya.
Setelah diadakan pemeriksaan, lanjut Suharto, maka diputuskan Bom tersebut dihancurkan (disposal) untuk menghindari bahaya ledakan yang bisa terjadi kapanpun.
Baca Juga: Ratusan Anggota Brimob Dikirim ke Kabupaten Jayawijaya
“Dengan pertimbangan keselamatan, maka bom tersebut akan kita lakukan disposal oleh unit Jibom Den Gegana Sat Brimob Cikeruh di Kampung Krajan Desa Parakanlima, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Ketika Helm Baja Menjadi Senjata: Saatnya Memulangkan Brimob ke Posnya
-
Anggota Damkar Depok Diteror Usai Video Sindir Oknum Brimob Viral
-
GPPMI Dukung Penuh Langkah Kapolri Transparan Tangani Kasus Oknum Brimob Tual
-
Dituntut 2 Tahun Penjara Terkait Demo Agustus, Syahdan Husein Soroti Kasus Aparat Bunuh Anak di Tual
-
Hukuman Pelaku atau Perbaikan Sistem? Menolak Narasi "Oknum" yang Berulang
Terpopuler
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Misteri Kematian Pensiunan PNS Bekasi: Ditemukan Telungkup, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Proyek Bangunan di TB Simatupang Sepi Usai Empat Pekerja Tewas
-
111 Kali Gempa Guncang Jawa Barat Sepanjang Maret 2026, Ini Penjelasan BMKG
-
Ini Motif Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi
-
Kronologi Sadis Penyiraman Air Keras di Tambun: Otak Pelaku Bayar Eksekutor Rp9 Juta