SuaraBekaci.id - Beban puncak arus balik Lebaran yang diprediksi terjadi pada 6-8 Mei 2022 diharapkan berkurang dengan telah banyaknya masyarakat yang kembali ke Jakarta dan wilayah Jabodetabek usai pulang kampung ke kampung halaman mereka.
Hal tersebut diungkapkan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Suntana saat meninjau persiapan arus balik di tempat istirahat KM 229 tol Pejagan-Kanci, Cirebon, Kamis (5/5/2022).
"Berdasarkan data yang ada, saya lihat beberapa masyarakat dari wilayah Jawa Tengah, Bandung sudah ada yang kembali ke Jakarta," kata Kapolda Jabar dikutip dari Antara.
Irjen Suntana mengatakan dengan banyaknya masyarakat yang sudah kembali ke Jakarta dan wilayah Jabodetabek, diharapkan nantinya pada tanggal 6-8 Mei 2022 arus lalu lintas bisa berkurang.
Karena pada tanggal tersebut, lanjut Suntana diprediksi menjadi puncak arus balik Lebaran 2022, terutama kendaraan yang mengarah ke Jakarta melalui wilayah hukumnya.
Suntana menuturkan, pada Kamis (5/5) masyarakat juga sudah banyak yang kembali lebih awal, sesuai anjuran dari pemerintah yaitu untuk kembali lebih awal.
"Pemerintah sudah menyarankan untuk kembali lebih awal, dan saya lihat dari heli arus lalu lintas di jalan tol serta arteri kiri dan kanan masih aman," tuturnya.
Suntana berharap masyarakat yang akan kembali ke Jakarta maupun Jabodetabek, untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, agar bisa selamat sampai tujuan.
Selain itu, ia berharap agar pada saat arus balik ini bisa berjalan lancar seperti arus mudik kemarin, meskipun memang ada sedikit kepadatan tapi kendaraan masih bisa berputar.
"Pemerintah menyarankan untuk tidak pulang pada puncak arus mudik dan itu dipatuhi, karena meskipun ada kepadatan tetapi tidak terlalu parah. Kita ingin di arus balik juga terjadi seperti arus mudik," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Ferry Paulus Kabulkan Permintaan Persija Jamu Persib Duluan di Stadion GBK
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta
-
Pemprov DKI Buka Wacana Tata Ulang Jalur Sepeda di Jakarta
-
Nyamar Mirip Truk DLH, Perusahaan Pembuang Sampah Ilegal di Cilincing Kena Sanksi Rp10 Juta
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Produsen Keju Nasional Gandeng Perusahaan Prancis, Industri Keju Indonesia Naik Kelas
-
Pria Asal Bekasi Diciduk Polisi Usai Ajak Kepung DPR
-
Polisi Cegat Massa Aksi di Stasiun Kereta: Pelajar SMP-SMA Jadi Target
-
BRI Dorong UMKM Tumbuh Lewat Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara
-
Danantara Butuh Waktu 3 Tahun Bangun PSEL Bekasi