SuaraBekaci.id - Momentum jelang hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah tak menyurutkan semangat buruh untuk menggelar aksi Hari Buruh atau May Day.
Di Jakarta, massa buruh menggelar aksi May Day di depan kantor KPU RI pada Minggu (1/5/2022) atau H-1 Lebaran 2022.
Pantauan Suara.com satu mobil komando beserta belasan buruh sudah datang tepat 09.36 WIB.
Mobil komando dengan spanduk Partai Buruh yang baru tiba dari arah Bundaran HI itu kemudian memutar balik di Jalan Imam Bonjol dan memarkirkan di depan KPU. Mengiringi mobil komando ada satu mobil Toyota Avanza pengangkut buruh yang juga ikut parkir.
Sementara itu, petugas kepolisian terlihat sudah bersiaga baik di depan Kantor KPU maupun Bundaran HI, tempat tujuan massa buruh melakukan long march dalam menyampaikan tuntutan mereka.
Ratusan personel polisi diterjunkan untuk mengamankan jalannya aksi dalam peringatan Hari Buruh atau May Day di Jakarta.
Total ada 575 personel dari Polda Metro Jaya yang akan bersiaga di sejumlah titik aksi yang akan digelar di wilayah Jakarta Pusat.
"Jumlah personel May Day 572," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan kepada wartawan, Minggu (1/5/2022).
Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menyiagakan pengamanan terkait aksi peringatan Hari BuruhInternasional atau May Day pada Minggu (1/5/2022) besok. Sejumlah elemen buruh diketahui bakal menggelar aksi di kawasan Jakarta Pusat.
Baca Juga: Buruh Demo di Depan Gedung KPU Pusat: Turunkan Harga Bahan Pokok
"Kami fokus ini. Jadi untuk besok tetap Polda Metro menyiagakan pengamanan," kata Zulpan di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (30/4/2022).
Dari pemberitahuan yang masuk ke polisi, Zulpan menyebut tidak banyak elemen buruh yang turun ke jalan. Sebab, situasi saat ini sudah memasuki masa Lebaran.
"Tetapi dari pemberitahuan kepada kami memang tidak banyak elemen yang menyatakan akan turun mungkin ini juga terkait situasi saat ini dalam menghadapi lebaran apalagi sebagian warga kita melaksanakan mudik lebaran," sambungnya.
Partai Buruh bersama sejumlah elemen buruh bakal melakukan aksi unjuk rasa pada Hari Buruh internasional atau May Day 1 Mei 2022 di depan Kantor KPU dan Bundaran HI, Jakarta.
Presiden Partai Buruh Said Iqbal, mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat pemberitahuan terkait aksi tersebut kepada Polda Metro Jaya dan Mabes Polri.
Said mengungkapkan, aksi pertama akan dilakukan di depan Kantor KPU dengan dua tuntutan.
"Aksi Mayday 1 Mei 2022 di depan kantor KPU dengan dua tuntutan. Satu, Pemilu jujur dan adil. Dua, tolak politik uang, money politic," kata Said dalam konferensi persnya, Rabu (20/4/2022).
Usai aksi di KPU, pada hari yang sama, massa buruh akan longmarch dan berkumpul di kawasan Bundaran HI untuk menyampaikan aspirasi juga.
Berita Terkait
-
7 Model Baju Lebaran Wanita Kekinian, Tampilan Elegan Cocok Juga untuk Harian
-
Tanggal Berapa Masuk Sekolah Setelah Lebaran 2026? Ini Rincian Hari Libur Idul Fitri
-
Cara Daftar Mudik Gratis AirNav 2026, Kuota hingga 4.000 Kursi Maish Tersedia
-
Purbaya Tunggu Arahan Prabowo soal Tuntutan Buruh Minta THR Bebas Pajak
-
ATM BNI Pecahan Rp20 Ribu Ada di Mana Saja? Ini Daftar Lengkapnya
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Perbedaan Krusial Zakat dan Pajak Menurut Jusuf Kalla
-
Mahasiswa Bekasi Diciduk Polisi, Ternyata Pengedar Tembakau Sintetis Rumahan
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Kepada 3,8 Juta Debitur
-
Kontroversi Paspor Inggris Anak Alumni LPDP, AHU: Potensi Pelanggaran Hak Anak
-
Konsultasi Hukum: Bolehkah Orang Tua Mengalihkan Kewarganegaraan Anak Secara Sepihak?