SuaraBekaci.id - Arus mudik di KM28 Tol Jakarta Cikampek, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Selasa (26/4/2022) malam sempat terjadi kemacetan yang cukup parah.
Penyebabnya yakni adanya kecelakaan sejumlah kendaran bus di KM28 Tol Jakarta Cikampek.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo memastikan tidak ada korban jiwa ataupun luka pada peristiwa kecelakaan tersebut.
"Hanya mengakibatkan kerugian materi. Tidak ada korban," kata Sambodo Purnomo yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon, mengutip dari Antara.
Ia mengatakan bus tersebut mengangkut sejumlah penumpang mudik dengan tujuan arah Cikampek. Namun saat melintas di Cikarang Barat terjadi kecelakaan yang mengakibatkan tiga unit bus dan satu minibus saling tabrak.
Peristiwa itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 23.00 WIB hingga mengakibatkan kemacetan lalu lintas dari hingga menjelang Gerbang Tol Cikarang Utama. Kemacetan akibat volume kendaraan yang tinggi juga menyergap pemudik mulai dari KM40 hingga Karawang Timur.
Sambodo mengatakan kecelakaan yang disebabkan kelalaian salah satu pengemudi itu telah diselesaikan secara kekeluargaan dengan dimediasi petugas kepolisian.
"Diselesaikan secara kekeluargaan agar bus tersebut bisa melanjutkan perjalanan," katanya.
Sementara itu dari postingan foto di akun Twitter @TMCPoldaMetroJaya tampak salah satu bus yang terlibat kecelakaan merupakan milik Perusahaan Otobus (PO) Sumber Jaya bernomor polisi Z 7531 TB dengan trayek Kawali-Depok.
Baca Juga: Waspada! Tiga Titik Jalur Mudik di Bandung Barat Ini Rawan Kecelakaan
Sambodo menambahkan upaya memperlancar arus lalu lintas di sekitar Cikarang Barat hingga Karawang Timur dilakukan dengan rekayasa lalu lintas di Tol Layang MBZ dengan membagi volume kendaraan yang melintas di jalur bawah dan atas.
"Saat ini petugas Polri masih lakukan rekayasa lalu lintas menjelang Tol Layang Cikampek (MBZ), Untuk mengurai kepadatan di ruas Tol Jakarta arah Cikampek," katanya. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Waspada! Tiga Titik Jalur Mudik di Bandung Barat Ini Rawan Kecelakaan
-
Antisipasi Kemacetan di Merak-Bakauheni, Anggota DPR Minta Armada Kapal Feri Ditambah
-
Banyak Masyarakat Pulang Kampung Lebih Awal, Polda Metro Berharap Puncak Arus Mudik Besok Tak Terlalu Padat
-
Begini Kondisi Tol Jakarta Cikampek yang Macet Parah dari Dinihari hingga Siang Ini
-
Buka Tutup Contra Flow Dilakukan Polres Karawang untuk Urai Kemacetan di Tol Jakarta Cikampek
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Karung Pasir dan Bronjong Jadi Tameng Sementara Warga Bekasi
-
Ini Penyebab Penyakit Campak di DKI Jakarta Belum Hilang
-
Rupiah Mendekati Rp17 Ribu per Dolar AS, 5 Hal Ini Perlu Dilakukan Warga Indonesia
-
Simak 5 Panduan Benar Unggah Foto Rumah Supaya Lolos KIP-Kuliah
-
Sosok Andy Dahananto Pilot Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung