SuaraBekaci.id - Duet Gubernur DKI Jakarta dengan Ketua DPR RI, Puan Maharani di Pilpres 2024 menurut pengamat politik Zaki Mubarak sangat mungkin tercipta.
Dikatakan oleh Zaki Mubarak, Puan Maharani saat ini dari hasil survei Lembaga Survei Independen (LSI) menunjukkan elektabilitas yang semakin naik.
Elektabilitas Puan Maharani dalam hasil survei sudah mencapai 3,1 persen. Sehingga wacana memasangkan Anies Baswedan dengan Puan Maharani di Pilpres 2024 kembali mencuat.
"Duet keduanya sangatlah mungkin," ujar Zaki mengutip dari Wartaekonomi--jaringan Suara.com, Selasa (25/4/2022).
Meski begitu kata Zaki, bahwa politik itu dinamis artinya bisa saja duet Anies Baswedan dan Puan Maharani malah gagal tercipta.
"Semuanya bisa berubah dengan cepat. Beberapa skenario bisa berkembang dan berubah," kata Zaki.
Ditegaskan olehnya bahwa duet keduanya tidak memiliki jaminan kuat untuk bisa bertahan hingga Pilpres 2024.
Namun, keduanya bisa menjadi duet yang merepresentasikan poros kekuatan politik Islam dan Nasionalis.
Sementara itu, dari hasil simulasi pemilihan presiden (pilpres) yang digelar oleh Charta Politika Indonesia menunjukkan nama Puan Maharani masih di bawah Ganjar Pranowo.
Baca Juga: Anies Disebut Pilih Pencitraan Ketimbang Datang Paripurna, Wagub DKI: Kebetulan Saja
Elektabilitas Ganjar di Jawa Tengah dan Yogyakarta menempati posisi teratas dengan perolehan 66,5 persen suara, sementara di Jawa Timur dia juga masih memperoleh dukungan terbanyak dengan 27,9 persen suara.
Dengan demikian, suara Ganjar di tiga wilayah itu paling unggul dibandingkan tokoh-tokoh lainnya, seperti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Airlangga Hartarto, Anies Baswedan, Erick Thohir, Prabowo Subianto, Puan Maharani, Ridwan Kamil, Sandiaga S. Uno, dan Khofifah Indar Parawansa.
Sementara Anies Baswedan mendapat banyak dukungan dari mayoritas responden di DKI Jakarta dan Banten, kemudian Kalimantan.
Di Jakarta dan Banten, elektabilitas Anies mencapai 33 persen, sementara di Kalimantan 30 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat
-
5 Bencana Dihadapi Indonesia Saat Ini
-
Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei
-
Perkuat Layanan Digital bagi PMI, BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara, Siapa Tersangka Baru?