SuaraBekaci.id - Bijaklah dalam bermedia sosial apalagi berkomentar agar terhindar dari permasalahan.
Sebuah akun media sosial milik salah seorang warganet bernama @yannn.016 kini tengah jadi buruan polisi akibat komentarnya yang tak manusiawi.
Belum lama ini terjadi sebuah peristiwa kecelakaan menimpa salah satu personil dari tim Presisi Dream Team Polres Metro Bekasi yakni Briptu Berry Berghauser Siregar.
Saat sedang bertugas, Bang Berry panggilan untuk anggota polisi tersebut ditabrak oleh pemuda berinisial (RAP) yang tengah menonton aksi balap liar di kawasan MM2100 Cikarang hingga mengalami luka parah dan patah tulang belikat sebelah kiri.
Bang Berry pun dilarikan ke Rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Sementara itu pelaku penabrak yakni RAP kemudian langsung diamankan.
Akan tetapi sorotan kini tertuju pada sebuah komentar dari salah satu akun warganet bernama @yannn.016 yang berkomentar tak pantas dan tak memiliki rasa manusiawi dalam postingan kejadian ini.
Dalam postingan yang diunggah oleh akun Instagram @liputancikarang tertera komentar akun tersebut yang saat ini tengah dihapus olehnya. "mmpus," inilah komentar akun tersebut.
Akibat dari komentarnya tersebut, kini akun @yannn.016 itu tengah diburu polisi dan akan segera ditindaklanjuti.
"Ya, sedang kami proses dan tindaklanjuti," ungkap @dreamteamresorbks seperti dalam kutipan caption.
Si pemilik akun meski telah menghapus komentar tersebut, namun jejak digital telah berhasil merekamnya dan viral di beberapa media sosial hingga berita ini diturunkan.
Postingan ini kemudian mendapat respon dari para warganet yang turut geram dengan tindakan pemilik akun tersebut yang dinilai tak memiliki rasa empati terhadap sesama.
"Pentingnya adab ya buat hal gini," tulis akun @katan***.
"Nah ayo lacak komandan," kata @cang***.
"Mohon info kalau ketangkep, pengen lihat mukanya," tambah yang lain @darma***.
"Otw lebaran pake baju Shoppe," celetuk akun @lukma***.
Berita Terkait
-
Makin Panas! Sekjen PAN Laporkan Balik Ade Armando Ke Polisi Soal Pencemaran Nama Baik Dan Keterangan Palsu
-
Soroti Kasus Rossa Soal DNA Pro, Gus Nadir Beri Komentar Pedas: Nggak Bener Ini Cara Kerjanya Polisi
-
Terjadi Lagi, Keluarga Korban Pencurian Malah Dilaporkan ke Polisi Usai Labrak Terduga Maling, Publik: Dagelan!
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Buntut Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha, Pemkot Akan Razia Seluruh Tempat Penitipan Anak
-
Laris Manis! Lelang 71 Motor Dinas Pemkab Karawang
-
Pemerintah Lelang Enam Proyek PSEL, Ini Lokasinya
-
Ade Armando dan Permadi Arya Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Polisi Siapkan Lab Forensik Digital
-
Kasus Kanker Payudara Tembus 1,9 Juta, BPJS: Biaya Pengobatan Tembus 1,99 Triliun