Ilustrasi gempa bumi di Poso. (Antara/ist)
SuaraBekaci.id - Gempa bumi terjadi hari ini Kamis (21/4/2022) di Barat Daya Tambarana, Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah.
Gempa Poso itu terjadi pada pukul 17.14 WIB dengan titik kordinat 1.33 LS-120,48 BT.
"#Gempa Dirasakan Magnitudo: 4.1, Kedalaman: 7 km, 21 Apr 2022 17:14:04 WIB, Koordinat: 1.33 LS-120.48 BT (Pusat gempa berada di darat 19 km Barat Daya Tambarana, Kab.Poso), Dirasakan (MMI): III Poso #BMKG," cuit akun Twitter BMKG dikutip Suarabekaci.
Dikutip dari web BMKG.go.id, BMKG meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap gempa susulan yang mungkin terjadi.
"Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi," tulisnya.
Berita Terkait
-
Gempa Bumi 6,7 SR Guncang Nikaragua, Dekat Desa Nelayan
-
Gelombang Rossby Ekuator Masuk NTT, Waspada Sambaran Petir!
-
Prakiraan Cuaca Indonesia Hari Ini, Hujan Merata karena Sirkulasi Siklonik
-
Jawa Tengah Berpotensi Hujan Ringan, Ini Prakiraan Cuaca dari BMKG
-
Prakiraan Cuaca Sumsel, Kamis 21 April 2022: Berawan hingga Hujan Ringan
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74