SuaraBekaci.id - Relawan tenaga kesehatan (nakes) di Kota Bekasi, Jawa Barat belum menerima pembayaran insentif selama dua bulan terakhir.
Kepala Dinas Kesehatan Tanti Rohilawati mengakui adanya keterlambatan pembayaran insentif relawan nakes. Salah satu penyebab keterlambatan pembayaran insentif nakes adalah peralihan kepemimpinan.
Sebelumnya Wali Kota Bekasi non aktif, Rahmat Effendi tersandung kasus oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jabatan itu kemudian diisi oleh Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto sebagai Pelaksana Tugas (Plt).
"Dan memang memerlukan proses sehingga ini terkendala dan agak terlambat," kata Tanti, Rabu (13/4/2022).
Total anggaran yang dikeluarkan untuk insentif relawan nakes sebesar Rp 136 juta. Jumlah itu untuk insentif 41 relawan nakes yang ada di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi.
"Semua yang ada di gor ada 41 nakes ada dokter, perawat, bidan, apoteker, bervariatif semua 41 (orang). Semua juga sudah kami undang ke sini," ungkapnya.
"Rp 136 juta per bulan. Untuk nakes yang pemerintah harus bayarkan. Berarti kali dua bulan," lanjut Tanti di Kantor Dinkes Kota Bekasi.
Tanti memastikan, insentif para relawan nakes akan dibayarkan pada pekan ini.
"Saya sampaikan minggu ini mulai besok ya. Sudah masuk ke rekening nakes masing-masing. Kami maklumi bagaimanapun juga para nakes ini sudah memberikan dukungan, tenaga untuk melayani pasien sehingga haknya pun juga harus diberikan kepada Pemerintah," pungkasnya. [Rino Fajar Setiawan]
Baca Juga: Putra Siregar Terancam 5 Tahun Penjara, FC Bekasi Layu Sebelum Berkembang?
Tag
Berita Terkait
-
DPR Desak Nakes PPPK Diangkat PNS 2027! Termasuk Perhatikan Nasib Sopir Ambulans
-
Tsunami Terduga TB: Saat Skrining Massal Mengancam Kewarasan Nakes
-
Soal Kasus Yurizal, Menkes Kabinet Bayangan: Itu Mencerminkan Bahwa Sistem Kesehatan Kita Amburadul
-
10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Terima Suap Rp11,4 Miliar, Hak Politik Ade Kuswara Kunang Dicabut 10 Tahun
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Mengawal Ekonomi Masyarakat
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat
-
5 Bencana Dihadapi Indonesia Saat Ini
-
Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei