SuaraBekaci.id - Ratusan karyawan PT Unilever Indonesia menggelar unjuk rasa di Jalan Jababeka Raya, Kawasan Industri Cikarang Jababeka, Senin (11/4/2022) siang.
Ketua SPKEP SPSI PT Unilever Indonesia, Zamroni Nasution mengatakan, aksi itu sebagai respon setelah adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap empat orang di area Cikarang.
Dia menganggap keputusan PHK yang dilakukan tanpa mengedepankan diskusi bipartit sebagai forum mencari solusi terbaik.
Pada prosesnya, lanjut Zamroni, surat keputusan PHK itu dikirim ke rumah mereka masing-masing. Kondisi tersebut berdampak terhadap psikologis karyawan dan keluarganya.
"Dari delapan orang yang saat ini terancam PHK di area pabrik Cikarang, Serikat Pekerja sudah berhasil mengusahakan untuk empat orang kembali bisa bekerja pada posisi kerja yg masih ada,"
"Seharusnya perusahaan dapat bekerja sama dengan serikat pekerja agar karyawan yang terdampak PHK mendapatkan posisi kerjanya kembali di PT Unilever Indonesia," kata Zamroni saat dikonfrimasi SuaraBekaci.id, Selasa (12/4/2022).
Menurutnya, PT Unilever Indonesia dianggap tidak lagi menilai kontribusi yang telah diberikan oleh pekerjanya dalam hal ini karyawan non staff selama berpuluh-puluh tahun.
Pasalnya keempat orang yang terdampak PHK ini telah bekerja lebih dari 10 tahun.
"Karena bukan tidak mungkin ke depannya Manajemen PT Unilever Indonesia melakukan aksi PHK sepihak kembali," pungkasnya.
Baca Juga: BUMN Tak Beri Pesangon dan Hotel PHK Sepihak, Puluhan Pekerja Layangkan Gugatan ke PHI DIY
Kontributor: Rino Fajar Setiawan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Produsen Keju Nasional Gandeng Perusahaan Prancis, Industri Keju Indonesia Naik Kelas
-
Pria Asal Bekasi Diciduk Polisi Usai Ajak Kepung DPR
-
Polisi Cegat Massa Aksi di Stasiun Kereta: Pelajar SMP-SMA Jadi Target
-
BRI Dorong UMKM Tumbuh Lewat Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara
-
Danantara Butuh Waktu 3 Tahun Bangun PSEL Bekasi