SuaraBekaci.id - Jelang Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Perdagangan (Disdag) mengingatkan masyarakat untuk tidak berlebihan kebutuhan pokok. Menurut pihak Disdag Kabupaten Bekasi, dikhawatirkan punic buying dari masyarakat membuat harga kebutuhan pokok akan melonjak.
"Kami dari Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi tetap mengimbau agar masyarakat tidak panic buying membeli barang kebutuhan pokok di bulan suci Ramadhan, biasa saja kita membeli dan mengkonsumi kebutuhan pokok,” ujar Kabid Pengendalian Barang Pokok dan Penting (Bapokting) Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi, Helmi Yenti.
Dikatakan oleh Helmi Yenti, bahwa kebutuhan barang pokok saat ini di Kabupaten Bekasi relatif stabil. Jika ada kenaikan pada beberapa barang pokok, tentunya tidak akan melambung tinggi harganya.
"Kita belajar dari minyak goreng, ketika masyarakat panic buying membeli minyak goreng kemasan waktu HET Rp 14 ribu, barang menjadi langka dan ketika dibebaskan harga pasarnya melambung tinggi, tentunya kita tidak ingin barang pokok lainnya mengalami hal seperti itu,” ucapnya.
Menurut Helmi Yenti, sejumlah barang kebutuhan pokok seperti telur dan daging sapi memang di Kabupaten Bekasi mulai merangkak naik.
Meski begitu kata Helmi, bahwa harga tidak akan melambung tinggi jika masyarakat bisa menjaga kebutuhan dan tidak memborong.
"kemungkinan harga-harga di pasar relatif stabil dan jika ada kenaikan juga tidak signifikan,” tutupnya [HUMAS PEMKAB BEKASI]
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan