SuaraBekaci.id - KAI Commuter telah mencabut aturan jaga jarak antar penumpang yang dimulai hari ini (9/3/2022). Hal itu sesuai aturan terbaru melalui Surat Edaran Kemenhub Nomor 25 tahun 2022.
Dalam aturan tu tertulis kereta komuter di wilayah aglomerasi termasuk KRL Jabodetabek dan Yogyakarta-Solo diperkenankan melayani pengguna hingga 60% dari kapasitas. Ini merupakan peningkatan sebelumnya hanya melayani 45% dari kapasitas.
"Peningkatankapasitas ini juga ditandai dengan pengguna kini dapat duduk tanpa berjarak. Petugas KAI Commuter telah mencapbut dan membersihkan tempat duduk di KRL dari marka jaga jarak yang sebelumnya ada," bunyi pengumuman resmi KAI Commuter, Rabu (9/3/2022).
Aturan terbaru dari KAI Commuter ini pun mendapat respon positif dari para pengguna KRL di Stasiun Bekasi.
Mengutip dari Bekasi24jam--jaringan Suara.com, Simon (35) salah satu penumpang KRL mengaku senang dengan keputusan tersebut.
Ia mengaku tidak khawatir jika aturan jaga jarak dicabut.
"Lebih enak sih dan gak masalah juga karena vaksin sudah tiga kali juga, semoga tetap aman," kata Simon ditemui di Stasiun Bekasi.
Hal senada juga diutarakan pengguna KRL lainnya, Elok (29). Menurut warga Bekasi Timur ini menyarankan aturan penggunaan masker dan tidak diperkenankan untuk berbicara selama perjalanan sejatinya tetap diterapkan.
"Paling sih yang harus berjalan itu terkait pakai masker dan aturan yang gak boleh berbicara atau telpon itu sudah bagus dan harus dijaga," ungkap Elok.
Baca Juga: KAI Commuter Copot Stiket Tanda Silang di Bangku KRL, Diganti dengan Stiker Ajakan Jaga Jarak
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74
-
BRI dan Kemenpora Bekali Atlet SEA Games 2025 dengan Literasi Keuangan untuk Masa Depan
-
Apresiasi Prestasi Indonesia Raih Posisi Runner-Up SEA Games 2025, BRI Salurkan Bonus Atlet Nasional
-
Ini Alasan Polda Metro Jaya Tidak Tahan dr Richard Lee