SuaraBekaci.id - Polemik pernyataan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang diduga menyamakan suara azan dengan gonggongan anjing mendapatkan sorotan dari Ustaz Abdul Somad.
Pendakwah kondang Ustaz Abdul Somad itu mengatakan dalam ceramah di sebuah masjid yang terekam kamera.
Dalam ceramahnya tersebut, Ustaz Abdul Somad mengibaratkan suara azan masjid dengan gongonggoan anjing seperti langit dan bumi yang artinya sangat berbeda jauh.
“Kalimat yang paling tinggi adalah seruan azan! Binatang yang paling rendah, paling hina, paling kotor, paling najis adalah anjing,” kata UAS seperti dikutip dari unggahan akun twitter @cobeh2021, mengutip dari Terkini -jaringan Suara.com, Rabu (2/3/2022).
Tak hanya itu, Ustaz asal Riau ini juga mempertanyakan mengapa ada pernyataan yang sampai hati menyamakan suara azan dengan gonggongan anjing.
“Lalu bagaimana mungkin bisa tersilap dan tersalah mengumpamakan azan dengan anjing?” tanya UAS dalam ceramahnya.
Dalam ceramahnya ia bahkan menyinggung kondisi seseorang yang terbujur kaku di ruang ICU.
Menurutnya, saat orang berada di kondisi itu seseorang akan merasa sendirian karena keluarga lainnya akan sibuk dengan dunianya sendiri.
“Sampai masanya nanti kau akan terbujur kaku di ruang ICU, Di saat itu anak menantu akan sibuk dengan dunianya.” ucapnya.
Baca Juga: Kibarkan Bendera Jihad, Massa Umat Islam Cianjur Geruduk Kantor Kemenag Desak Menag Yaqut Dipecat
“Kau sendirian di dalam tempat yang sepi di tengah keramaian, dunia masih hiruk pikuk, tapi saat itu sayup-sayup suara azan berkumandang dari menara masjid, mencuri-curi masuk ke tepi jendela yang tertutup rapat. Tapi karena microphone keras, dia masih masuk ke ruang ICU,” imbuhnya.
Ia kemudian melanjutkan jika di kondisi seperti itu kemudian terdengar suara azan barulah kita akan meneteskan air mata.
Tag
Berita Terkait
-
Kibarkan Bendera Jihad, Massa Umat Islam Cianjur Geruduk Kantor Kemenag Desak Menag Yaqut Dipecat
-
Dilaporkan Balik oleh GP Ansor usai Laporkan Menag, Roy Suryo Yakin Didukung Masyarakat
-
PA 212 Disebut Akan Melakukan Aksi Menuntut Menag Yaqut Dihukum, Pengamat: Saya Harus Melawan
-
Tagar 'Tangkap Yaqut' Ramai di Twitter, Sekjen MUI: Minta Maaf Bukan Pekerjaan yang Dianggap Hina
-
Riuh Penurunan Plang Muhammadiyah di Masjid Al-Hidayah Banyuwangi, Yusril Ihza Mahendra Sentil Menag Yaqut
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Produsen Keju Nasional Gandeng Perusahaan Prancis, Industri Keju Indonesia Naik Kelas
-
Pria Asal Bekasi Diciduk Polisi Usai Ajak Kepung DPR
-
Polisi Cegat Massa Aksi di Stasiun Kereta: Pelajar SMP-SMA Jadi Target
-
BRI Dorong UMKM Tumbuh Lewat Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara
-
Danantara Butuh Waktu 3 Tahun Bangun PSEL Bekasi