SuaraBekaci.id - Nama Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi menjadi sorotan. Hal ini lantaran dirinya masuk dalam daftar penerima bantuan sosial (Bansos) yang ditetapkan pemerintah.
Melansir dari Suara.com, Selasa (22/2), nama Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi termasuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTSK) Kemensos sebagai penerima bansos.
Belakangan kabar ini kemudian dianulir oleh Dinsos Kota Tegal hingga meminta perbaikan data pada Kemensos.
Muhamad Jumadi adalah putra asli Tegal. Ia menduduki wakil wali kota Tegal mendampingi Dedy Yon Supriyono. Pasangan ini unggul tipis atas pasangan Ali Zaenal Abidin-Tanty Prasetyoningrum.
Muhamad Jumadi juga dikenal sebagai seorang pakar IT. Menduduki posisi sebagai wakil wali kota Tegal, Muhamad Jumadi sesuai dengan data LHKPN tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp7.483.700.000.
Nilai kekayaan ini berasal dari aset properti tanah dengan nilai mencapai Rp5,6 miliar.
Tanah yang dimiliki oleh Muhamad Jumadi tersebar di Begal, Cianjur hingga Bekasi.
Data LHKPN juga mencatat Jumadi memiliki kekayaan berupa kendaraan yang terdiri dari 3 mobil dan 3 motor dengan nilai total Rp557,5 juta.
Selain itu Jumadi memiliki harta bergerak lain senilai Rp166,2 juta serta kas dan setara kas Rp1,1 miliar.
Baca Juga: Punya Kekayaan Rp7 Miliar, Wakil Wali Kota Tegal Terdaftar Jadi Penerima Bansos
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74