SuaraBekaci.id - Bergabungnya bek timnas Indonesia, Pratama Arhan ke Tokyo Verdy menjadi hal spesial bagi publik tanah air. Tidak hanya di Indonesia, pindahnya Arhan ke klub J-League2 itu juga disambut suka cita oleh suporter mereka.
Basis suporter Tokyo Verdy bahkan memberikan chant khusus bagi Arhan. Kelompok Brigata Verde 1969 membuatkan nyanyian penyemangat untuk Arhan.
Salah satu lirik chant tersebut bahkan menggunakan bahasa Indonesia. "Ayo Pratama Arhan"
Jika didengar sekilas, chant yang dibuatkan untuk Arhan itu seperti lagu Jepang yang terkenal di Indonesia, 'Kokoro No Tomo' yang dinyanyikan Mayumi Itsuwa.
Tokyo Verdy resmi mengumumkan merekrut Pratama Arhan, Rabu (6/2/2022) pagi WIB. Mereka mendatangkannya langsung dari PSIS tanpa biaya transfer alias gratis.
Mahesa Jenar --julukan PSIS-- sengaja melepas Arhan secara cuma-cuma sebagai bentuk dukungan pengembangan karier sang pemain.
"Dengan senang hati mengumumkan transfer Pratama Arhan ke Tokyo Verdy, satu di antara tim paling sukses dalam sejarah sepak bola Jepang dengan kontrak dua tahun," kata Dusan Bogdanovic dilansir dari akun Instagramnya @dusan.ph
Lebih lanjut, Dusan mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh PSIS. Ia berharap karier pemain 20 tahun ini terus menanjak yang muaranya ke Timnas Indonesia di masa depan.
"Tahun yang luar biasa bagi Arhan. Debut di Timnas Indonesia, pemain muda terbaik Piala Menpora dan Piala AFF," tulis Dusan.
Baca Juga: 3 Kendala yang akan Dihadapi Pratama Arhan di Tokyo Verdy
"Terima kasih banyak untuk kedua klub, CEO PSIS (Yoyok Sukawi) yang membuat proses negosiasi lancar dan membuktikan bahwa satu-satunya minat mereka adalah karier dan kemajuan pemain."
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
Terkini
-
Ade Armando dan Permadi Arya Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Polisi Siapkan Lab Forensik Digital
-
Kasus Kanker Payudara Tembus 1,9 Juta, BPJS: Biaya Pengobatan Tembus 1,99 Triliun
-
Candaan Berujung Masalah? Kenali Batasan Humor Agar Tak Berakhir Jadi Pelecehan
-
Bukan Cuma Aspal, Ini Solusi Permanen Pemkab Bekasi Atasi Jalan Ambles di CBL
-
Berawal dari Sewa Gedung, Kasus Rp2 Miliar Ini Berujung Proses Hukum