SuaraBekaci.id - Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat akan menanami lahan bekas bangunan liar di jalan Interchange Karawang dengan pohon tabebuya (Handroanthus chrysotrichus) dan bugenvil (Bougainvillea).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Karawang Wawan Setiawan mengatakan, penanaman pohon tersebut untuk menghiasi sepanjang jalan Interchange yang sebelumnya terlihat kumuh.
"Kami akan menindaklanjuti operasi gabungan penertiban bangunan liar di sepanjang jalan Interchange Karawang Barat beberapa hari lalu," katanya, mengutip dari Antara.
Pohon tabebuya yang dikenal dengan sebutan pohon terompet emas adalah sejenis tanaman yang berasal dari Brasil dan termasuk pohon besar.
Wawan mengatakan penanaman pohon tabebuya bertujuan untuk menata sekaligus memperindah kawasan jalan Interchange Karawang Barat.
"Di bagian kiri dan kanan jalan Interchange Karawang Barat, nantinya akan ditanami pohon tabebuya. Sedangkan di median jalannya akan ditanami pohon bugenvil," katanya.
Ia mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan persiapan untuk pengadaan dua jenis pohon tersebut, termasuk berkoordinasi ke dinas terkait, untuk mengantisipasi proyek pelebaran jalan yang akan berdampak pada keberadaan pohon yang akan ditanami.
"Rencananya penanaman pohon tabebuya dan bugenvil mulai dilakukan pada Februari ini," kata dia.
Berita Terkait
-
Kurangi Mobilisasi Warga di Tengah Lonjakan Kasus COVID-19, Polres Karawang Lakukan Penyekatan di Titik Ini
-
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana Hentikan Pembelajaran Tatap Muka Hingga 19 Februari
-
4 Pelaku Curanmor Ditangkap Polisi di Karawang, Kapolres Sebut 2 Orang Masih DPO
-
Bertambah 21. Kasus Aktif COVID-19 Karawang Tembus 201
-
Kasus Covid-19 Meningkat, Bekasi dan Karawang Terapkan PPKM Level II
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Skandal Kuota Haji Memanas: Staf Asrama Haji Bekasi Jadi Saksi Kunci KPK
-
Rebut Tahta! XL Ultra 5G+ Sebagai Jaringan 5G Tercepat di Indonesia versi OOKLA Speed Test
-
Peringatan Keras Wali Kota Bekasi untuk Camat dan Lurah: Jangan Biarkan Proyek Liar!
-
Transjabodetabek Terus Ekspansi, Siap Layani Cikarang dan Bandara
-
Pemprov Jabar Bagi-Bagi 3.040 Tiket Bus Mudik Gratis 2026, Daftar Lewat HP Sekarang!