SuaraBekaci.id - Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengatakan, saat ini pihaknya memutuskan untuk memberhentikan sementara kegiatan pembelajaran tatap muka atau PTM di seluruh sekolah.
Menurutnya, pemberhentian sementara PTM ini disebabkan kasus Covid-19 di daerahnya terus meninggi.
"Mulai tanggal 3-19 Februari 2022 tidak ada lagi PTM," kata nya, mengutip dari Antara.
Ia mengatakan, mulai hari ini semua jalur dan jenjang pendidikan PAUD, SD, SMP dan PKBM sistem pembelajarannya dilakukan secara online atau daring.
Sesuai dengan data Dinas Kesehatan setempat, sejak beberapa hari terakhir hingga saat ini kasus positif COVID-19 di Karawang terus bertambah.
Pada Kamis ini kasus positif COVID-19 bertambah 45 orang, sehingga jumlahnya menjadi 246 kasus positif COVID-19.
Dari 246 kasus positif COVID-19 tersebut, sebanyak 49 orang dirawat di rumah sakit dan sisanya sebanyak 197 menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.
Informasi yang berhasil dihimpun, dari 246 kasus positif COVID-19, ada 35 mahasiswa Universitas Negeri Singaperbangsa Karawang (Unsika).
Puluhan mahasiswa itu dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19 setelah menjalani kegiatan di luar kampus.
Baca Juga: Jokowi: Warga Terkena Omicron Bisa Sembuh Tanpa ke Rumah Sakit, Segera Tes Lagi Setelah 5 Hari
Bupati menyampaikan, terkait dengan kebijakan tidak adanya PTM, itu akan dievaluasi setiap seminggu sekali. Jika situasi sudah membaik diperbolehkan mengadakan pembelajaran tatap muka secara bertahap. [Antara]
Berita Terkait
-
Jokowi: Warga Terkena Omicron Bisa Sembuh Tanpa ke Rumah Sakit, Segera Tes Lagi Setelah 5 Hari
-
Kasus Covid-19 Melonjak, Wali Kota Bontang Basri Rase Belum Terbitkan Larangan Dinas Luar, Nunggu Apa Pak?
-
Kasus Covid-19 Tambah 27 Ribu, Jokowi Pastikan Rumah Sakit Masih Terkendali
-
Kasus Covid-19 Meningkat Lagi, Jokowi Perintahkan Evaluasi Level PPKM di Seluruh Indonesia
-
Hadapi Lonjakan Kasus, Pemkab Kulon Progo Maksimalkan Rumah Sakit dan Selter Desa
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Misteri Kematian Pensiunan PNS Bekasi: Ditemukan Telungkup, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Proyek Bangunan di TB Simatupang Sepi Usai Empat Pekerja Tewas
-
111 Kali Gempa Guncang Jawa Barat Sepanjang Maret 2026, Ini Penjelasan BMKG
-
Ini Motif Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi
-
Kronologi Sadis Penyiraman Air Keras di Tambun: Otak Pelaku Bayar Eksekutor Rp9 Juta