SuaraBekaci.id - Kisah miliader Tuban yang kaya raya mendadak setelah ramai-ramai menjual tanahnya untuk pembangunan kilang Grass Root Refinery (GRR) menjadi sorotan publik.
Pasalnya, kabar mereka saat ini berubah drastis. Istilah dulu kaya raya sekarang merana mungkin tertancap di kehidupan warga Tuban saat ini.
Uang miliaran rupiah yang didapat dari hasil penjualan tanah telah habis. Sementara itu, mereka mengaku tak punya pekerjaan, tak punya penghasilan.
Perasaan bahagia saat menerima uang hasil penjualan tanah kini berganti menjadi perasaan menyesal hingga berujung aksi demo menuntut Pertamina menepati janji memberikan pekerjaan untuk mereka yang menjual tanahnya.
"Ya, menyesal sudah menjual lahan pertanian saya ke Pertamina. Dulu lahan saya ditanami jagung dan cabai dan setiap kali panen bisa menghasilkan Rp40 juta. Sekarang saya sudah tidak lagi memiliki penghasilan setelah menjual lahan pertanian," ungkap warga Tuban bernama Mugi (60), mengutip dari Warta Ekonomi -jaringan Suara.com, Kamis (27/1/2022).
Reaksi publik terhadap penyesalan para miliarder Tuban pun beragam, ada yang bersimpati, tapi tak sedikit pula yang merasa gemas.
Pasalnya, mereka sudah menerima uang hasil penjualan tanah dan menyesalkan cara warga Tuban menghabiskan uang tersebut.
"Duitnya harusnya dulu jangan cuma untuk memenuhi kebutuhan konsumtif yang kadang memang belum terlalu dibutuhkan sprti mobil, lebih baik uang sebagian ditabung lagi, digunakan modal usaha dan investasi. Bingung deh jadinya," tulis warganet @praditiora** dalam kolom komentar akun Instagram Ngerti Saham.
Respons serupa juga disampaikan oleh warganet @ajzyl** yang menulis, "Dulu pas mereka rame2 beli mobil ane komen "mending didepositoin itu duit. Daripada beli mobil. Seengganya ada pemasukanpun ga kerja." Ga lama ane diserang. "Iri, bilang bos!" Maksud ane kan baik ya. Sekarang dah kejadian kudu piye?"
Baca Juga: Warga Terdampak Pembangunan Tol Bawen Diminta Bijak Gunakan Uang Ganti Rugi Lahan
Fenomena tersebut juga turut menggelitik seorang financial planner, Prita Hapsari Ghozie. Ia berkomentar bahwa peristiwa yang menimpa warga Tuban patut menjadi pembelajaran dan sekaligus menjadi gambaran kasus di lapangan.
Ia menegaskan, financial freedom atau pensiun dini bukan hanya soal banyak uang, melainkan juga soal mental hingga spiritual yang sehat.
"Financial freedom atau pensiun dini itu ga semata-mata banyak duit. Namun termasuk didalamnya sehat mental, finansial & spiritual. Satu jomplang aja, akan berantakan hidup kita. Hidup ga semata duit dan harta kan?" tulis Prita Ghozie.
Berita Terkait
-
Warga Terdampak Pembangunan Tol Bawen Diminta Bijak Gunakan Uang Ganti Rugi Lahan
-
Soroti Nasib Warga Kampung Miliarder Tuban, Ketua DPD RI LaNyalla: Pemerintah Perlu Merespons Kondisi Ini
-
Warga Tuban Tagih Janji Pekerjaan, Pertamina Klaim Berdayakan Pekerja Lokal Bangun Kilang Minyak
-
Ironis, Warga Tuban Dulu Miliarder, Sekarang Menyesal Pernah Menjual Lahannya
-
Tips Pakar Keuangan Jika Dapat Rezeki Nomplok dari Warisan atau Jual Tanah Seperti Warga Tuban
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan, Hery Gunardi Raih Best CEO Finance Asia 2026
-
BRI Perkuat Digital Banking untuk Bisnis, Qlola New Skin Hadir dengan Pengalaman Baru
-
Titik-Titik Terparah Krisis Air Bersih di Kabupaten Bekasi: Wilayah Ini Paling Menderita
-
Ekosistem Emas BRI Capai 153 Ton, Potensi Pertumbuhan Masih Terbuka
-
Digelar Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo Sabet Rekor MURI