SuaraBekaci.id - Kasus ujaran kebencian soal pernyataan Kalimantan disebut 'tempat jin buang anak' saat ini tengah ditangai oleh pihak kepolisian. Bahkan diketahui, Edy Mulyadi akan diperiksa polisi pada Jumat (27/1/2022).
Menanggapi hal itu, Politisi PDI Perjuangan Ruhut Sitompul mengatakan, dirinya berharap kasus tersebut cepat terselesaikan oleh pihak kepolisian, yang menyeret eks politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Edy Mulyadi.
Edy harus berurusan dengan polisi buntut omongannya yang disinyalir mengandung unsur SARA. Dimana dia menyebut Kalimantan adalah tempat jin buang anak.
“Edy Mulyadi Cs, kasusnya telah ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan dan hari Jumat besok surat pemanggilan sudah dilayangkan,” kata Ruhut mengutip dari Warta Ekonomi -jaringan Suara.com, Kamis (27/1/2022).
Ruhut berharap di pemeriksaan perdana besok, Polisi langsung menetapkan Edy sebagai tersangka dan menjebloskannya ke penjara.
“Semoga segera dari saksi menjadi tersangka dan langsung dilakukan penangkapan dan penahanan terima kasih Mabes Polri MERDEKA,” tukasnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengaku pihaknya telah melayangkan surat panggilan kepada Edy Mulyadi.
“Telah dibuat surat pemanggilan terhadap saudara EM,” kata Ahmad kepada wartawan Rabu (26/1/2022).
Ahmad mengaku, dengan surat panggilan tersebut, Edy dijadwalkan segera diperiksa pada Jumat (28/1/2022) mendatang sebagai saksi.
Baca Juga: Replika Makam Edy Mulyadi Ada di Tengah Jalan Samarinda, Abdul: Semua Warga Kalimantan Merasa Kesal
Tag
Berita Terkait
-
Replika Makam Edy Mulyadi Ada di Tengah Jalan Samarinda, Abdul: Semua Warga Kalimantan Merasa Kesal
-
Arteria Dahlan Dilaporkan ke MKD, Begini Respons Sekjen PDI Perjuangan
-
Resmi Tersangka, Manajer Perusahaan Pinjol Ilegal di PIK Penjaringan Terancam 12 Tahun Penjara
-
Tanggapi Pernyataan Edy Mulyadi Soal 'Macan Mengeong' Prabowo Subianto: Sudah Ada Yang Mengurus
-
PKS Minta Partai Gelora Mencari Suara di 'Kolam' Berbeda, Fahri Hamzah: Ada Penyesalan Sekaligus Ketakutan
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Aksi Ekstrem Jambret Pakai Kawasaki Ninja, Rampas HP Pakai Dua Tangan
-
BRI Dorong Penyuluh Antikorupsi Jadi Teladan Integritas di Tempat Kerja
-
2 Tersangka Dibebaskan! Kasus Perusakan Rumah di Cikunir Selesai
-
MotoGP Mandalika 2026 Kembali Digelar, BRI Dorong Ekonomi Kawasan Berbasis Pariwisata
-
BRI Kembali Dukung Atlet Nasional, Semangati Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026