SuaraBekaci.id - Sebanyak 32 calon pekerja migran migran Indonesia (PMI) ilegal asal Lombook Tengah, Nusa Tenggara barat (NTB) terjaring razia di Bekasi, Jawa Barat.
Usai terjaring razia, sebanyal 32 calon PMI ilegal itu pun dipulangkan ke daerah asal mereka.
"Mereka (calon PMI Ilegal) telah tiba di rumah masing-masing pekan ini," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Lombok Tengah Lalu Karyawan, Jumat (14/1/2022) dikutip dari Antara.
Dari 32 calon PMI ilegal yang gagal berangka ke sejumlah negara di kawasan Timur Tengah tersebut terdiri atas 28 perempuan dan empat orang pria. Sebelum dipulangkan mereka terlebih dahulu dibawa ke Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Provinsi NTB untuk pendataan.
"Sampai saat ini pengiriman PMI ke Timur Tengah masih tutup sebagai dampak COVID-19. Dari informasi mereka akan bekerja menjadi asisten rumah tangga," katanya.
Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak pergi menggunakan jalur ilegal, karena akan merugikan diri sendiri, terlebih biaya yang dikeluarkan cukup banyak.
"Intinya jangan berangkat secara ilegal," katanya.
Sebelumnya, sebanyak 54 calon pekerja migran Indonesia ilegal asal NTB dipulangkan setelah gagal berangkat ke negara-negara di kawasan Timur Tengah.
Para calon pekerja migran ini dipulangkan ke NTB setelah sebelumnya diamankan oleh Satgas Perlindungan PMI Kemenaker RI dalam inspeksi mendadak di salah satu penampungan calon pekerja migran di Bekasi, Jawa Barat.
Baca Juga: Takut Jadi Korban Begal, Dimas Terpaksa Ngebut saat Lewat Jalan Kalimalang Bekasi di Malam Hari
Tag
Berita Terkait
-
KP2MI - Barantin Teken MoU, Perkuat Pelindungan Pekerja Migran di Bandara dan Pelabuhan
-
Pemerintah Klaim Fundamental Ekonomi RI Masih Terjaga, Pede Kuat Sampai Akhir Tahun
-
Tabrak Warga hingga 6 Tewas! Sopir Truk Molen di Bekasi Jadi Tersangka Terancam 6 Tahun Bui
-
Kurang dari 24 Jam, Santunan Korban Kecelakaan Truk Molen Bekasi Diserahkan ke Ahli Waris
-
PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
KPK Buka Peluang Hadirkan Ahmad Dhani sebagai Saksi Kasus Bea Cukai
-
Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel