SuaraBekaci.id - Kepolisian Resort Karawang menyebutkan pelaku pembacokan terhadap dua orang pemuda hingga tewasnya 1 korban di depan Kantor Pos Karawang, Kelurahan Karawang Kulon, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang karena masalah pribadi.
Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana mengatakan, menurut keterangan saksi di tempat kejadian perkara (TKP) bermula pada Jumat (24/12/2021) ketika korban sedang nongkrong di salah satu warung makan di dekat Kantor Pos Karawang usai salat Jumat.
Tak berselang lama, lanjut dia, datang secara bergerombol sebanyak 4-5 orang menghampiri para korban yang datang ke TKP.
Diketahui sebanyak tiga orang pemuda yang menjadi korban yang berada di TKP tersebut. Nahas, dua korban harus menerima nasib buruk lantaran mendapatkan sabetan dari sebuah senjata tajam (sajam) oleh salah seorang pelaku.
"Salah satu pelaku tanpa basa-basi langsung membacok korban yang dirawat di Bayukarta kemudian korban yang berusaha lari dikejar oleh pelaku dibacoklah di TKP kedua yang sesuai di video yang beredar itu," kata dia ketika dikonfirmasi, Senin (27/12/2021).
Oliestha menambahkan, salah seorang korban berhasil menyelamatkan diri. Namun, korban lainnya bernama Nana Suryana alias Kacung tewas di tempat dan Deni Rifai berhasil dibawa ke Rumah Sakit Bayukarta Karawang yang saat ini masih dalam perawatan.
"Jadi dari hasil pemeriksaan saksi baik di lapangan, saksi korban tiga sebenernya, itu kabur jadi aman, yang dua inilah yang luka-luka, akhirnya satu meninggal dan satu luka berat dan dirawat di Bayukarta," ujar dia.
Polisi yang bergerak mendalami kasus pembacokan tersebut akhirnya berhasil mengamankan salah seorang pelaku berinisial I (30).
"Jadi tadi malam pelaku kita pancing kemudian kita amankan ada di rumah temannya, pelaku utama itu yang melakukan pembacokan kepada kedua korban itu atas nama inisialnya I," ungkapnya.
Baca Juga: Pria di Nagan Raya Ditangkap Gegara Bacok Warga hingga Kritis
"Keterangan yang berhasil kita gali percisnya memang kesal dan sudah tidak suka dari lama, motif dengan pribadi," imbuhnya.
Dikatakan Oliestha, pelaku memiliki jejak kriminal dengan kasus yang sama. "Ya, pernah berurusan juga dengan aparat hukum, dulu pernah ditahan juga kasusnya serupa juga, sama," kata dia.
Saat ini, pihaknya masih menggali lebih dalam motif dari pelaku dan juga dari beberapa orang yang datang bersama pelaku di TKP
"Sementara untuk teman-temannya kita masih melakukan pendalaman ya, cuman statusnya karena hasil dari pemeriksaan saksi korban saksi di TKP memang yang lain ini perannya hanya berdiri dan tidak melakukan tindakan. Dengan demikian kita baru satu atas nama I yang melakukan pembacokan," ucap dia.
Barang bukti yang berhasil diamankan oleh pihak kepolisian yakni pakaian korban dan sepeda motor. Untuk sajam yang digunakan oleh pelaku masih dalam pencarian lantaran pelaku mengaku telah membuangnya.
"Untuk sementara dari pelaku menyampaikan goloknya dibuang, dan bukti yang kami miliki baru pakaian korban kemudian motor, untuk goloknya kemarin habis melakukan kegiatan dibuang, sementara kami masih melakukan pencarian untuk mencari barangnya," kata dia.
Berita Terkait
-
Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras
-
BBM Subsidi Dibatasi 50 Liter, Cukup Buat Kerja Bolak-Balik Jakarta-Bandung Pakai Mobil Pribadi?
-
Aturan Baru Pembelian Pertalite Dibatasi 50 Liter per Hari untuk Mobil Pribadi Mulai April 2026
-
Lebaran Gaya Sultan, Wamenhub Suntana Ungkap Lonjakan Order Jet Pribadi di Tengah Konflik Global
-
Heboh Isu Aturan Baru BBM: Jatah Pertalite Mobil Pribadi Dibatasi Cuma Rp500 Ribu Sehari
Terpopuler
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Misteri Kematian Pensiunan PNS Bekasi: Ditemukan Telungkup, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Proyek Bangunan di TB Simatupang Sepi Usai Empat Pekerja Tewas
-
111 Kali Gempa Guncang Jawa Barat Sepanjang Maret 2026, Ini Penjelasan BMKG
-
Ini Motif Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi
-
Kronologi Sadis Penyiraman Air Keras di Tambun: Otak Pelaku Bayar Eksekutor Rp9 Juta