SuaraBekaci.id - Ustadz Yusuf Mansur, Ustadz kondang Indonesia ini kini tengah menjadi sorotan masyarakat akibat tersandung kasus penipuan berkedok investasi sedekah.
Video diketahui adalah ceramah pada tahun 2012 silam, kini viral kembali. Dalam video yang diunggah 3 Desember 2021 dan tersebar di Facebook 8 Desember 2021 itu menunjukkan Ustadz Yusuf Mansur mengundang jemaah bersamanya satu panggung lalu kemudian bertanya soal harta benda yang dimiliki.
" Emangnya gak bosen ente pake motor melulu, bosen dong, ilmunya sudah ada, kalau kita ngasih motor, paling kaga kita dapat kijang tahun 2000, paling kaga kita dapat xenia dah, tahun 2000," ucapan Ustadz Yusuf Mansyur mengawali video tersebut.
Ustadz yang kerap mempromosikan soal investasi lewat Instagramnya itu lalu melanjutkan kalimatnya. " Motor berapa dijual? 7 juta, kalau dikali 10, 70, gak percaya kafir, " lanjut Ustadz Yusuf Mansur.
Ia juga mengatakan bahwa bodoh bagi mereka yang tidak bersedekah. Ia menjanjikan keuntungan berkah berlipat bagi mereka yang bersedia bersedekah malam dakwah tersebut.
"Hanya menyerahkan malam ini, insyaallah besok atau setelat telatnya, tergantung husnuzon kita sama Allah, maka mobil itu betul betul akan turun, " ucapnya lantang.
Kemudian Ustadz Yusuf Mansur berlanjut menanyakan kepemilikan barang berharga para jamaah.
"Nih coba saya tanya bapak bapak, yang jujur, siapa yang sudah punya motor dan ada BPKB nya, " tanya Ustadz Yusuf.
Namun dari reaksi Ustadz tersebut sepertinya tak ada warga yang menjawab, hingga ia pun kembali bertanya.
" Gak mungkin gak ada, satu masjid begini gak ada, Baik pertanyaannya dirubah, yang tidak ngacung sedangkan dia punya motor dan ada BPKB nya kita doain besok hilang, " ucapnya diikuti gelak tawa jamaah.
Dalam ceramah tersebut Ustadz Yusuf Mansur juga menyampaikan apa hasil yang didapat jika seseorang bersedekah.
" Hasil jual tanah tidak usah dibagiin ke ahli waris, bagi aja sedekah ke orang lain, nanti ahli waris tidak akan ada yang miskin, semua dikayakan oleh Allah SWT, " kata Ustadz di hadapan jamaahnya.
Ia kemudian mengawali patungan sedekah tersebut. Selanjutnya adalah sebuah video di kesempatan yang berbeda, juga memperlihatkan Ustadz Yusuf Mansur sedang melakukan ceramah dengan mengenakan baju muslim berwarna putih dengan peci hitamnya kembali menyuarakan tentang bersedekah.
Lalu Ustad mempersilahkan seorang pria maju bersama dirinya. " Tinggal berapa? (uangnya) " tanya Yusuf Mansyur
" Tinggal kurang lebih ada 500 ribu di ATM, " kata jamaah yang mengenakan kemeja bergaris.
Berita Terkait
-
Viral Purbaya Resmikan Pinjol Yayasan Al Mubarok, Kemenkeu Pastikan Hoaks
-
Heboh Isu Karaoke Bareng LC, Intip Potret Kemesraan Ricky Harun dan Herfiza Novianti di Korea
-
Ricky Harun Digosipkan Karaoke Bareng LC, Begini Komentar Sang Ibunda
-
Ketika Perhatian Menjadi Senjata: Membaca Ulang Ancaman Child Grooming
-
Reaksi Herfiza Novianti Usai Isu Ricky Harun Karoke Bareng LC Viral, Sikap Acuh Jadi Sorotan
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
Terkini
-
Sosok Andy Dahananto Pilot Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
-
28 KA di Jawa Batal Berangkat Akibat Banjir Jakarta dan Pantura
-
Polisi Bandung Patroli Sambil 'Jepret' Pelanggar Pakai ETLE Genggam
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan
-
Polisi Bongkar Alasan Pelaku Bunuh Teman Sendiri di Pemakaman Bekasi