SuaraBekaci.id - Hajah Rodiah ( 72), seorang ibu warga Desa Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi yang diperkarakan kelima anaknya dengan tuduhan penggelapan tanah warisan kembali mendatangi Mapolres Metro Bekasi, Cikarang pada Rabu ( 15/12/2021).
Rodiah datang dengan didampingi kedua anaknya yang lain Dian dan Saogi. Rodiah yang juga turut didampingi PBH Peradi Cikarang dan seorang pengacara meminta agar proses pengajuan perlindungan hukum yang dilayangkan oleh anaknya dengan diwakili anak pertamanya Sonya Susilawati agar dihentikan.
PBH Peradi Cikarang, Syaripudin menjelaskan bahwa Rodiah masih mengira dilaporkan anaknya sendiri namun setelah bertemu Kasat reskrim Polsek Metro Bekasi, AKBP Aris Timang pihaknya kemudian meminta agar proses pengajuan dihentikan.
Hal ini didasarkan pada rasa kemanusiaan dan belas kasih agar nenek ini tak perlu bolak balik ke kantor polisi.
" Kami dari segi kemanusiaan, apabila ada kejadian seperti ini harus dikedepankan secara hati nurani, artinya tidak ada kami minta pak Kasat jangan sampai ada anak menggugat ibunya, jangan sampai masalah ini masuk ke ranah kepolisian, " ucap Syaripudin.
Pengacara M Shaleh yang mendampingi Rodiah pun juga menyampaikan hal serupa. " Dasarnya adalah visi dan misi Kapolri yang berjanji di Komisi III DPR RI akan menghentikan semua aduan dan laporan anak kepada orangtuanya, " kata M Shaleh.
Seperti diketahui sebelumnya, viral beredar bahwa lima orang anak melaporkan ibu kandungnya sendiri atas dugaan penggelapan tanah warisan. Kasus itu pun menjadi sorotan publik dan disayangkan oleh banyak pihak.
Kontributor : Ririn Septiyani
Berita Terkait
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
-
Jalur KRL Bekasi-Cikarang Akan Segera Dibuka Secara Bertahap, Begini Penjelasan KAI
-
Sopir Taksi Green SM Diperiksa Polisi Terkait Kecelakaan KRL di Bekasi Timur!
-
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP
-
Teka-teki Kematian Bos Tenda di Cibitung: Tewas Penuh Luka, Perampokan atau Dendam?
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Dini Hari Mencekam di Cikarang, 4 Remaja Bawa Celurit Diamankan Polisi
-
Kronologi Kekerasan Seksual di Rumah Pribadi Bupati Konsel, Sekuriti Ditangkap Polisi
-
Ini Kota Tujuan Favorit Penumpang KA Selama Libur Panjang
-
Libur Panjang Isa Al-Masih: Simak Jadwal One Way di Jalur Puncak Bogor Terbaru
-
Juri LCC Empat Pilar Kalbar Berpihak? Ini Penjelasan Sekjen MPR RI