SuaraBekaci.id - Pemandangan memprihatinkan terlihat di sebuah tempat umum milik Pemerintah Kota Bekasi. Sangat disayangkan, Taman Suplesi yang terletak di Jalan Rawa Tembaga, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi kini terlihat memprihatinkan tanpa sentuhan perawatan. Fasilitas taman seperti kursi besi pun terlihat bengkok, rusak.
Hal tersebut tergambar dalam unggahan video akun Youtube milik Bekasi 24 Jam yang diunggah pada Selasa ( 7/12/2021).
Taman yang disulap dari lahan kosong pinggir Suplesi irigasi aliran Kalimalang yang kemudian diberi nama Taman Suplesi dulu tampak indah sebagai arena bermain keluarga dan sarana berkumpul kawula muda mudi, baik yang sekedar bersantai, berolahraga, ataupun bercengkrama bersama.
Dalam video tersebut jelas terpampang di sepanjang pinggir aliran kali, sebuah jalan setapak yang dihiasi dengan gapura cantik estetik berbentuk lorong yang dulunya berwarna kuning cerah kini dipenuhi coretan tangan orang tak bertanggungjawab.
Coretan coretan tangan tersebut bahkan hampir terdapat di seluruh lorong papan kuning itu.
Di beberapa sisi Taman yang dibuka untuk umum sejak tahun 2018 itu terdapat kursi kursi Taman yang dulunya berdiri kokoh dengan warna hitamnya, kini berubah menjadi peyot dan rusak di beberapa bagian.
Arena Taman yang dulunya tertata rapi dan bersih dengan bunga bunga indah dan hiasan lampu Taman cantik kini berubah menjadi kotor tak terawat. Sampah daun dimana mana, rumput liar tumbuh di sekitar taman terpampang nyata.
Tak terawat, tak dijaga dan tak dipelihara itulah yang terlihat di pelupuk mata saat kita menampakkan kaki kesana. Sungguh disayangkan, arena umum untuk masyarakat menjadi terbengkalai seperti ini.
Meski masih ada beberapa warga yang mengunjungi taman ini namun kondisi taman kini tak seindah dulu.
Berikut video penampakan Taman Suplesi Rawa Tembaga Kota Bekasi.
Kontributor : Ririn Septiyani
Berita Terkait
-
KPK Periksa Eks Kajari Bekasi Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Ade Kuswara
-
KPK Ultimatum Nyumarno, Politisi PDIP Bekasi Didesak Bersaksi di Kasus Suap Bupati
-
Kemenkes Minta Rp500 Miliar untuk Perbaikan Fasyankes dan Alat Medis Rusak Akibat Banjir Sumatra
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Ogah Bicara soal Dugaan Kasih Duit ke Kajari
-
Mendagri Dorong Percepatan Pendataan Rumah Rusak Pascabencana Sumatra
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74
-
BRI dan Kemenpora Bekali Atlet SEA Games 2025 dengan Literasi Keuangan untuk Masa Depan
-
Apresiasi Prestasi Indonesia Raih Posisi Runner-Up SEA Games 2025, BRI Salurkan Bonus Atlet Nasional
-
Ini Alasan Polda Metro Jaya Tidak Tahan dr Richard Lee