SuaraBekaci.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap kemunculan varian baru Covid-19 Omicron yang ramai mewabah di Afrika yang kabarnya memiliki kemampuan penularan yang lebih cepat.
Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karawang, dr Fitra Hergyana mengatakan, kemunculan varian baru ini mulai mewabah di Afrika yang disebut-sebut lebih cepat dalam penyebaran ketimbang varian Delta.
"Iya, betul varian Omicron jadi kewaspadaan baru bagi satgas dan masyarakat," kata dia ketika dikonfirmasi, Selasa (30/11/2021).
Fitra menambahkan, upaya pencegahan itu tetap dengan disiplin protokol kesehatan 5M, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun atau handsanitizer, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.
Selain upaya percepatan vaksinasi terhadap masyarakat Karawang, lanjut dia, saat ini dosis pertama sudah 68 persen dan 52 persen untuk dosis kedua.
"Di Karawang pencegahannya tetap memang harus protokol kesehatan dan vaksinasi. Dua hal itu masih jitu dalam pencegahan penularan Covid-19 seperti sebelum varian delta itu," ujar dia.
Menurutnya, pencegahan penyebaran varian omnicron itu wajib menjadi perhatian penting bagi satgas maupun masyarakat itu sendiri. Terlebih saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini.
Kebijakan pemerintah untuk melarang ASN maupun masyarakat liburan atau bepergian pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 sangat baik guna menekan mobilitas masyarakat.
"Harus ada peran serta masyarakat itu penting sekali kedisipilinan prokes. Kita lihat orang sudah mulai engga disiplin nih dengan adanya ini kami imbau masyarakat untuk tetap prokes," ucap dia.
Baca Juga: Kembali dari Konferensi di Inggris, Dokter Asal Israel Terinfeksi Covid-19 Varian Omicron
Dikatakan Fitra, satgas juga sudah melakukan persiapan penanganan potensi gelombang ketiga Covid-19.
Rumah sakit daerah maupun seluruh rumah sakit di Karawang diminta melakukan persiapan fasilitas serta tenaga kesehatannya.
"Kasus sendiri masih landai peningkatan satu kasus, saat ini masih terkontrol. Semoga saja tidak ada peningkatan kasus dan varian Omicron itu tidak ada di Karawang," ujar Fitra.
Varian baru B.1.1.529 Omicron berpotensi menjadi masalah besar untuk dunia. Sebab itu, momen libur Nataru harus benar-benar dibatasi.
Sebabnya, meskipun gejala yang diakibat oleh infeksi varian baru ini disebut cukup ringan, kecepatan penularan mencapai lebih dari 500 persen atau 5 kali lipat dibandingkan dengan virus corona SARS-CoV-2 aslinya yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China 2019 lalu.
Dengan potensi penularan yang mencapai 500 persen tersebut, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengklasifikan varian Omicron ini ke dalam kategori variant of concern (VoC), tanpa melalui kategori variant of interest (VoI).
Berita Terkait
-
Mulai 1 Desember, Warga Bekasi-Karawang Bisa Naik Kereta Jarak Jauh Tanpa ke Jakarta
-
Bebaskan Pengedar Obat Keras Usai Terima Duit, Kasat Narkoba Karawang dan 7 Anggota Ditahan Propam!
-
Tak Jauh dari Jakarta, Karawang Jadi Pilihan untuk Rehat dari Kesibukan Ibu Kota
-
Dampak Kekeringan di Karawang Kian Parah, 47 Ribu Warga di 33 Desa Krisis Air
-
Data dan Fakta Bantah Sesat Logika Rocky Gerung: Pesepak Bola Bagus dari Afrika karena MBG
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Investasi Asing Sektor Jasa Melonjak 86 Persen, Jawa Barat Jadi Tujuan Utama
-
Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan
-
Natasha Olivia Aliza Jadi Lulusan Terbaik Tunggal Magister Kenotariatan UNTAR
-
Peringatan Keras Bupati Bekasi ke Kepala Desa: Jangan Korupsi !
-
KPK Buka Peluang Hadirkan Ahmad Dhani sebagai Saksi Kasus Bea Cukai