SuaraBekaci.id - Bukan hanya di Bogor, relawan Beraksi di Bekasi juga siap mendukung Anies Baswedan untuk maju pada Pilpres 2024 nanti.
Total ada 2.500 kader Beraksi dari kalangan milenial siap dukung Anies.
Koordinator Harian Beraksi Jabar Tonny F dalam pertemuan Relawan Beraksi Bogor Raya mengatakan, pengaderan itu dikhususkan bagi para pemilih pemula atau Generasi Z, Milenial.
Pun juga, komunitas-komunitas masyarakat dan akar rumput yang terkesan atas keramahan sosok Anies Baswedan disiapkan juga.
"Sudah saatnya ada presiden yang mengajak memberikan ruang yang besar bagi kalangan menengah ke bawah agar ikut membangun dan mengarahkan ekonomi Indonesia yang berkerakyatan," kata Tonny.
Tonny menuturkan relawan inti Beraksi akan membantu para pemilih pemula dan milenial mengenali sosok Anies dalam kiprahnya membangun kepemimpinan untuk selanjutnya yakin dalam menghadapi Pemilu 2024, mensosialisasikan calon presiden Anies Baswedan, dan membentuk jaringan sampai satuan wilayah terkecil.
Tonny menilai Anies pilihan yang tepat untuk memperbaiki dan meningkatkan peran masyarakat di sektor ekonomi, seperti pertanian, peternakan dan perikanan untuk menggerakkannya dari kalangan milenial karena telah lama dekat dengan dunia pendidikan.
Pada sisi lain, Tonny pun meyakini ketika Anies menjadi presiden dapat memberikan prioritas lapangan kerja seluas-luasnya dan melibatkan para pelaku budaya seni agar bisa mandiri.
Deklarasi pendukung Anies Baswedan dalam gerakan Beraksi pun, kata Tonny, diawali di wilayah Bogor yang menyebar ke wilayah Kabupaten Subang, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi.
Baca Juga: Polres Bogor Tidak Berikan Izin Acara Reuni 212 di Masjid Az Zikra Sentul
Di tempat yang sama, penggiat pendidikan yang juga Koordinator Beraksi Kabupaten Subang serta Kabupaten Karawang Iwan Masna menegaskan bahwa sosok Anies bukan hanya pilihan tapi kebutuhan wajib bagi masyarakat dan Indonesia.
"Karena dalam diri Anies terdapat perpaduan yang saling melengkapi secara nilai personal, kapasitas dan kapabilitas yang dibutuhkan seorang pemimpin visioner," ujarnya.
Berita Terkait
-
Mantan Hakim MK Sentil Sengketa Pilpres 2024: Pemohonnya Pasangan Calon atau Bukan?
-
Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
-
Terkuak di Sidang MK, Atase Pendidikan di Singapura-Australia Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran
-
Hasyim Asy'ari Akui KPU Tak Cek Keabsahan Dokumen Pendidikan Gibran saat Pilpres 2024
-
Mantan Ketua KPU Bantah Dalil Cacat Administratif dalam Pencalonan Gibran
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Aksi Ekstrem Jambret Pakai Kawasaki Ninja, Rampas HP Pakai Dua Tangan
-
BRI Dorong Penyuluh Antikorupsi Jadi Teladan Integritas di Tempat Kerja
-
2 Tersangka Dibebaskan! Kasus Perusakan Rumah di Cikunir Selesai
-
MotoGP Mandalika 2026 Kembali Digelar, BRI Dorong Ekonomi Kawasan Berbasis Pariwisata
-
BRI Kembali Dukung Atlet Nasional, Semangati Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026