SuaraBekaci.id - Sejumlah ruas jalan di Kota Bekasi kembali tergenang banjir. Hujan deras yang mengguyur Bekasi dan sekitarnya Kamis (25/11/2021) sore kemarin, membuat air meluap dan banjir di beberapa lokasi.
Melansir Infobekasi, meski hujan dengan intensitas tinggi hanya beberapa saat mengguyur, namun banjir langsung menggenangi sejumlah area di Kota Bekasi, Kamis (25/11/2021).
Terlihat di Pondok Melati Kota Bekasi dan Jalan Raya Graha Nasio Jatikramat, Kota Bekasi.
Di Pondok Melati, banjir menggenangi area sekitar Kantor Kelurahan. Puluhan rumah terendam sekitar 50 sentimeter di RW08 Jati Melati, Kecamatan Pondok Melati Kota Bekasi,Kamis (25/11/2021).
Unggahan ini lantas dikomentari warganet. Beberapa dari mereka yang menanyakan kinerja dari Pemerintah setempat dalam menanggulangi banjir sejak lama. Beberapa lagi ada juga yang mengajak bersatu untuk tertib dalam memb
"Yang kena banjir sekarang ini merupakan akibat dari.kongkalikong developer dengan pejabat pemda.yang sangat gampang mengeluarkan izin. Kita konsumen hanya korban. Jadi, sesama.korban mari kita bersatu, bukan saling menyalahkan" celetuk @sembiringyash***
"Saya kebetulan dekat dengan lokasi dan kebetulan ketua RT 08, komplek pondok jatimurni. Banjir mulai parah sejak 2007. Dan setiap tahunnya rutin disaat musim hujan. Deras 40 menit langsung banjir. Dibantu warga RW kami berhasil mendatangi dprd, wakil wali, dan pak wali. Namun memang kasus banjirnya kompleks. Sehingga perlu penanganan dr hulu sampai hilir serta sistem wasdal yg baik dlm proyek penanganan banjirnya. Di hulu misal proyek resapan, sodetan dll, di hilir misal normalisasi sungai, pelebaran sungai, pembuatan tampungan air dll," komentar @Fadil_*** yang mengaku sebagai Ketua RW.
"Bekasi oh bekasi... gw aja udah bosen banjir mulu... ini pejabatnya pd kemana ya???? Ga ada pembenahan nih.. kelelep mulu" tulis akun @dea_reyh***
"Mana nih Dr tahun banjir terus katanya ada penanggulangan waduk wadukk mana nih," ucap @mr.secret***
Baca Juga: Usai Banjir Bandang, Kota Batu Waspada Bencana Tanah Longsor
"Namanya juga bekasi, pemerintah daerahnya kaga danta semua, jalan putus yg di cipendawa aja udah tahunan kaga di bener"in, klo jakarta udah abis tuh pak anis di hujat sama buser pemerintah," kata @akun go_benk***
"tag walikota nya juga lahh udah 2 periode masih banjir aja bekasi malah ada beberapa wilayah yg nambah jadi banjir padahal tadi nya ga" kata @Chec***
"Sdh rutin kl hujan pasti banjir.... apa krn drainase, krn bnyknya sampah krng peduli di lingkungan atw krn elevasi air yg tdk jln dr hulu ke hilirnya" kata @Agung.Maulana***
Berita Terkait
-
Kunker ke Tambun Gagal, WN Jepang Ditemukan Tewas Terkunci di Kamar Hotel Gambir
-
Drama Sahur di Cilandak: Air Kali Krukut Meluap Seleher Orang Dewasa, Warga Tetap Teguh Berpuasa
-
Banjir 'Sambut' Setahun Kepemimpinan Pramono-Rano: 61 RT Terendam, Ada yang Sampai 1,2 Meter
-
Jakarta Tergenang Banjir, Cek Daftar Rute Transjakarta yang Stop Operasi dan Dialihkan
-
Bantuan Sembako Diaspora Aceh Nyangkut di Bea Cukai, Dasco: Kasih Dispensasi
Terpopuler
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
Terkini
-
BRI Siapkan 3 Strategi Mitigasi Risiko untuk Dorong Kredit UMKM
-
Terjadi Lagi di Bekasi: Begal Payudara di Gang Sempit Terekam CCTV
-
Polisi Tangkap Pasangan Kekasih Pembuang Bayi di Tambun Bekasi
-
5 Tersangka dalam Rantai Penjualan Obat Penggugur Kandungan yang Menewaskan Mahasiswi
-
BRI Raih 4 Penghargaan Internasional ESG 2025, Perkuat Inklusi Keuangan