SuaraBekaci.id - Anies Baswedan kembali didukung menjadi Calon Presiden pada Pemilihan Presiden 2024 nanti. Kali ini dukungan datang relawan Bersama Anies Kami Siap (Beraksi), Bogor.
Koordinator Relawan Beraksi Gunawan Zulkarnaen mengatakan, Relawan Beraksi terdiri dari berbagai macam unsur dan lapisan masyarakat. Mulai dari generasi milenial, kaum ibu, hingga para pelaku UMKM yang ada di Kota maupun Kabupaten Bogor.
"Relawan Bersaksi ini merupakan wadah untuk mendukung Anies Baswedan untuk maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2024 mendatang," katanya, menyadur dari Ayojakarta -jaringan Suara.com, Kamis (18 /11/2021)
Tidak hanya di Kota dan Kabupaten Bogor, rencananya Relawan Beraksi ini akan dibentuk di seluruh kota dan kabupaten yang ada di Jawa Barat yang nantinya akan terus meluas ke provinsi lainnya yang ada di Tanah Air.
Di matanya, sosok Anies Baswedan merupakan sosok pemimpin yang tepat untuk memupuk Indonesia di masa mendatang. Selain memiliki kecerdasan, Gubernur DKI Jakarta itu juga dinilai kompeten untuk mengambil peran sebagai orang nomor satu untuk bangsa ini.
"Kita semua tahu kualitas mas Anies. Mempuni dari sisi kecerdasan, background agamanya kuat, dan cakap dalam memimpin. Selain itu, saya dan rekan-rekan relawan yang lain berharap banyak pada Mas Anies untuk bisa melakukan reformasi birokrasi dan perbaikan dari berbagai sisi pemerintahan," ungkapnya.
Meski secara gamblang Anies Baswedan belum mengumumkan dirinya untuk maju pada Pilpres 2024 mendatang, ia berharap dengan adanya dukungan ini bisa menjadi stimulus bagi Anies untuk maju pada pesta demokrasi 2024 nanti.
"Walaupun Mas Anies belum mendeklarasikan dirinya akan maju dalam Pilpres 2024 nanti, tapi dari dukungan yang terus mengalir rasanya bukan tidak mungkin akan mendorong dirinya untuk ikut dalam pencalonan presiden," ujarnya.
Perwakilan Relawan Beraksi dari kalangan anak muda Afgan, dan dari kalangan kaum ibu-ibu Maria menilai sosok Anies Baswedan akan memberikan dampak positif bagi sistem birokrasi pemerintahan Indonesia di masa mendatang.
"Saya sebagai bagian dari kaum milenial berharap akan adanya perubahan di berbagai bidang atau sistem terutama birokrasi dari manual ke digital supaya segalanya berjalan cepat. Milenial kan suka yang simple, makanya harus menyesuaikan dengan zaman yang serba digital," ujarnya.
Keduanya menilai sosok Anies Baswedan dikenal sebagai pribadi yang sederhana, tidak banyak bicara tapi bergerak cepat dalam bekerja.
"Saya suka sosok pak Anies yang tidak banyak bicara tapi bekerjanya sangat baik. Terbukti dari banyaknya penghargaan yang diraih DKI Jakarta tahun ini," pungkasnya.
Berita Terkait
-
JIS Jadi Venue, Duo Madrid dan Barcelona Bakal Tanding di Indonesia
-
Anies: Tim U-18 Real Madrid, Atletico Madrid dan Barcelona Jajal JIS
-
Irit Bicara Soal Formula E, Anies: Nice Try
-
Dari Bogor, Relawan Beraksi Siap Dukung Anies Baswedan Untuk Maju di Pilpres 2024
-
Ditanya Perkembangan Formula E Jakarta, Anies Irit Bicara
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Laris Manis! Lelang 71 Motor Dinas Pemkab Karawang
-
Pemerintah Lelang Enam Proyek PSEL, Ini Lokasinya
-
Ade Armando dan Permadi Arya Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Polisi Siapkan Lab Forensik Digital
-
Kasus Kanker Payudara Tembus 1,9 Juta, BPJS: Biaya Pengobatan Tembus 1,99 Triliun
-
Candaan Berujung Masalah? Kenali Batasan Humor Agar Tak Berakhir Jadi Pelecehan