SuaraBekaci.id - Sebanyak 29 Putra asli Kabupaten Karawang dinyatakan lulus kembali dalam seleksi Prajurit Karir calon Tamtama TNI Angkatan Darat Kodam III/Siliwangi gelombang kedua tahun 2021.
Kelulusan seleksi tersebut telah diumumkan panitia penerimaan calon tamtama Kodam III/Siliwangi pada tanggal 10 November 2021.
Melansir Kodim 0604 Karawang, Putra asli daerah yang lulus dalam seleksi prajurit gelombang kedua tahun 2021 ini merupakan yang terbanyak, sehingga menjadi suatu kebanggan bagi Komandan Distrik Militer (Kodim) 0604/Karawang, Senin (15/11/21).
“Kedua kalinya, 29 putra Karawang lulus seleksi penerimaan calon Tamtama gelombang kedua tahun 2021, gelombang pertama tahun 2021 sebanyak 26 putra Karawang dan menjadi prajurit TNI-AD,” kata Komandan Kodim 0604/Karawang Letkol Inf Medi Hariyo Wibowo.
Menurut akun tersebut, meski dalam situasi pandemi tidak sedikit putra daerah yang turut mendaftarkan dirinya untuk menjadi prajurit TNI, dan jumlah pendaftar sampai ratusan orang.
“Bahwa di masa Pandemi ini animo pendaftar TNI sangat banyak dan antusias, dari 200 orang yang mendaftar dan telah melalui tahapan test akhirnya terjaring dan lolos 29 Putra Karawang,” kata Letkol Inf Medi Hariyo Wibowo.
Kegembiraan kelulusan seleksi Secatam TNI-AD Gelombang kedua TA. 2021 pun diunggah akun. Salah satunya, kebanggaan anak pedagang gorengan yang lolos seleksi.
"Walaupun saya hanya masyarakat biasa, hanya tukang Gorengan tidak memiliki apa-apa, saya terus berdoa memohon kepada Allah SWT dan Alhamdulillah anak saya bisa lulus masuk Secatam TNI-AD".
"Hanya ucap Syukur dan terimakasih kepada pimpinan di TNI-AD khususnya di Skodam III/Siliwangi telah memberikan kesempatan kepada Anak kami untuk mengikuti Pendidikan Secatam TNI-AD TA. 2021". Pungkasnya.
Baca Juga: Puluhan Prajurit TNI AD Geruduk Markas Brimob Polda Jabar
Ke 29 putra Karawang yang telah lolos ini akan menjalani pendidikan di pusat pendidikan calon Tamtama Rindam III/Siliwangi Bandung pada tanggal 25 November 2021 mendatang.
Berita Terkait
-
Dampak Kekeringan di Karawang Kian Parah, 47 Ribu Warga di 33 Desa Krisis Air
-
KPK Masih Tunggu Balasan Panglima TNI soal Dugaan Keterlibatan Prajurit di Kasus DSP BNPB
-
Dari Kopdes hingga Dapur MBG, Keterlibatan TNI-Polri Dinilai Berisiko Bagi Warga Sipil
-
Disurati KPK Soal 2 Prajurit Terlibat Korupsi BNPB, Mabes TNI Siap Tindak Tegas
-
KPK Ungkap 2 Anggota TNI Aktif Terlibat Korupsi Dana BNPB
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia
-
Polisi Tembak Polisi: Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
-
Misteri Aliran Dana Rp250 Juta ke PCNU, Begini Penjelasan KPK