SuaraBekaci.id - Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana meminta seluruh aparatur desa dan tim relawan bersiap mengantisipasi bencana banjir.
Khususnya pada tujuh kecamatan yang rentan banjir yaitu Kecamatan Pakisjaya, Rengasdengklok, Cilamaya, Telukjambe Timur, Telukjambe Barat, Karawang Barat dan Kecamatan Cikampek.
Aparatur diminta untuk siaga menyusul tingginya curah hujan di daerah tersebut.
"Hampir setiap tahun banjir terjadi di berbagai daerah sekitar Karawang. Seluruh aparatur desa hingga kabupaten harus siaga pada musim hujan ini," katanya, di Karawang, Kamis (11/11/2021).
Pada tahun lalu, banjir di Karawang terjadi di 29 kecamatan dari total 30 kecamatan yang ada di Karawang.
"Semua pihak harus bersiap dan waspada terhadap kemungkinan terjadinya banjir, karena sekarang ini sudah memasuki musim hujan. Apalagi BPBD, harus lebih siap," katanya.
Menurut dia, berbagai kesiapan mulai dari persediaan logistik, kordinasi aktif dan dukungan eksternal harus kembali ditumbuhkan untuk menghadapi bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang menempatkan puluhan perahu untuk mengantisipasi bencana banjir di tujuh kecamatan rawan banjir.
"Kami siapkan 30 perahu untuk ditempatkan di sejumlah daerah yang rawan bencana," kata Kepala BPBD Kabupaten Karawang, Yasin Nasrudin.
Sebanyak 30 unit perahu tersebut untuk sementara ini ditempatkan di 18 titik lokasi di tujuh kecamatan yang masuk rawan bencana banjir.
Jenis perahu yang disebar ialah enam unit perahu karet, empat unit perahu fiber, dan 20 perahu lipat yang hanya bisa digunakan di situasi air tenang.[Antara]
Berita Terkait
-
Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Pendangkalan Sungai Hambat Aktivitas Nelayan di Padang
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Motor Dicuri, Driver Ojol Tak Menyangka Polisi Lakukan Hal Ini
-
Meikarta Jadi Hunian Rakyat, Lippo Group Segera Serahkan Lahan ke Negara
-
Modal Pistol Korek Api, Mahasiswa di Bekasi Nekat Rampok Minimarket Rp12 Juta
-
Geger Pelecehan Seksual Terhadap Anjing di Pet Shop Penjaringan
-
Kekeringan Melanda Bekasi: Ini Cara Warga Dapatkan Bantuan Air Bersih Gratis