SuaraBekaci.id - Klub sepak bola di Kota Bekasi digabung menjadi klub sepak bola Patriot Chandrabaga (PCB) Persipasi, Selasa (09/11/2021).
Dileburnya menjadi satu menjadikan klub sepak bola yang akan bermarkas di Stadion Patriot Chandrabaga Kota Bekasi itu bermain dalam Liga 3 Indonesia.
Ketua Umum PCB Persipasi Rahmat Effendi mengatakan, pihaknya melihat Klub Persipasi belakangan "tidak bertuan" dan Rahmat Effendi yang juga Wali Kota Bekasi itu menganggap stadio Patriot Chandrabaga yang megah dan sayang jika tidak dimanfaatkan untuk para pecinta sepak bola.
"Kan kemarin Persipasinya kemana-mana kan, nah kita juga punya Patriot Chandrabhaga FC (PCB FC)," jelasnya kepada wartawan, Selasa (9/11/2021).
"Kita mempunyai Stadion yang sangat megah, akhirnya dengan perjuangan yang panjang dan negoisasi itu bisa kita marger dan kita gabung menjadi PCB Persipasi," tambahnya lagi.
Dia juga menyebut, tim sepak bola asal Kota Bekasi akan dikelola dengan profesional dan dapat bersaing dengan tim lainnya yang ada di Liga 3
"Bahwa kembalinya Persipasi ke Kota Bekasi ini, sekarang ini kita bersyukur. Mau namanya PCB Persipasi, mau namanya apa artinya kita sudah mempunyai klub besar dan di kelola dengan profesional, kita juga mempunyai fasilitas," jelasnya.
Sementara itu, Manager PCB Persipasi Aan Suhanda menambahkan, PCB Persipasi akan dibiayai Koni dari APBD Kota Bekasi sebesar 10 Persen.
Aan Suhanda tidak merinci jumlah anggaran 10 persen tersebut.
"Kalau biaya ini kita normatif yah, artinya tidak kita pastikan berapa anggarannya. Karena memang fasilitasnya selalu yang namanya sepak bola selalu ada perubahan makanya kalau masalah anggaran itu kita relatif yah. Yang penting target kita sampai pada liga dua," tuturnya.
Tag
Berita Terkait
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi
-
Rumah Saksi Kasus Ijon Bekasi Dibakar, Eks Penyidik KPK: Teror Serius terhadap Pemberantasan Korupsi
-
Teka-teki Kematian Bos Tenda di Cibitung: Tewas Penuh Luka, Perampokan atau Dendam?
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek
-
KPK Ungkap Ada Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi Diintimidasi, Rumahnya Dibakar
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Resmi Diumumkan! Ini Daftar 10 Nama Calon Komisioner KPAD Kabupaten Bekasi 2026-2031
-
Ahli Hukum Ini Sebut Kredit Bermasalah Tidak Serta-merta Tergolong Kejahatan
-
Perajin Batu Bata Bekasi Bisa Cuan Besar! Ini Peluang Emas Program Gentengisasi Prabowo