SuaraBekaci.id - Hujan deras yang menyebabkan wilayah Bekasi dan sekitarnya terendam banjir sejak kemarin, tentu membuat aktifitas warga sedikit terhambat bahkan terhenti.
Seperti yang berikut ini, acara qosidahan tetap berlanjut walau dikepung banjir dan seorang gadis melaporkan banjir setinggi dadanya. Dia mengunggah seolah-olah dirinya menjadi reporter dalam liputan banjir.
Dalam postingannya, mereka tak gentar dengan adanya banjir yang datang, bahkan aktifitas yang jarang dilakukan pun tetap mereka jalankan.
Diantaranya bahkan dibagikan oleh beberapa akun sosial media seperti akun Instagram milik @liputancikarang bersama @cikarangvidgrams yakni sebuah Peringatan Acara Maulid Nabi SAW yang digelar oleh Group Kasidah Emak Emak di Kampung Nelayan, Muara Pecah, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, pada Minggu 7 November 2021 kemarin.
Dalam unggahan tersebut terlihat sebuah panggung berdiri dengan gagahnya ditengah genangan air setinggi lutut orang dewasa atau sekitar 60 cm ini.
Panggung tersebut merupakan panggung yang memang rencananya digunakan untuk peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Para Emak emak mengenakan baju muslim indah berwarna perpaduan hitam dan kuning tampak bernyanyi sembari diiringi musik khas Rebana / Hadrah dan tampak tak memedulikan adanya genangan air disekililing mereka.
" Umat Muslim kuat, walaupun banjir tetap tidak menyerah," begitulah ucapan dari sang perekam video berdurasi 29 detik tersebut.
Alunan khas Kasidah menggema disekitaran dengan musik musik islaminya yang merdu, ditambah hiasan cantik dari panggung seolah menentramkan hati warga Kampung Muara Pecah.
Video ini pun langsung viral di media sosial dan mendapat like bahkan lebih dari 12 ribu dan puluhan komentar dari warganet.
" Dalam kondisi apapun yang namanya mengagumkan nama baginda Nabi Muhammad SAW jalan terus, salut banget sama emak emak ajib," komen akun @rizki_awl***.
" Ini baru mantap," timpal yang lain @eki.soenar***.
" Cuma ada di Bekasi," sahut akun @erlns***.
Lain lagi unggahan akun Instagram @putrilia16_ yang justru memperagakan dengan santainya seorang reporter tv namun ini ada ditengah lautan banjir.
Ya, seorang warga Padurenan Bantargebang atau tepatnya di belakang Rumah Sakit Satria Medika mengabadikan moment banjir lain daripada yang lain.
Berita Terkait
-
Dari Duka Sumatra, Tumbuh Solidaritas Indonesia
-
Dari Escudo hingga Terrano, 5 Mobil Bekas di 50 Jutaan Tahan Banjir Selutut
-
Mengais Harapan dengan Kursi Roda: Logistik di Dapur Darurat Pasca-Banjir Aceh
-
Banjir Bandang Susulan Terjang Agam, Kementerian PU Fokus Pulihkan Akses dan Air Bersih
-
Banjir Sumatera: Air yang Mengajarkan Ketangguhan Hati
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Ini Alasan Polda Metro Jaya Tidak Tahan dr Richard Lee
-
KPK Panggil Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi
-
Ridwan Kamil dan Atalia Praratya Resmi Bercerai
-
Kritik Pedas PDIP: Mengapa KPK Kejar Rieke Diah, Tapi Kasus Rp2,7 Triliun 'SP3'
-
BRI Visa Infinite Perkuat Layanan Nasabah Prioritas dan Private dengan Beragam Premium Benefits