SuaraBekaci.id - Ditpolairud Polda Banten melakukan evakuasi empat wisatawan dari Bekasi, Jawa Barat yang terseret ombak di Pantai Ciantir Sawarna, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Menurut Dirpolairud Polda Banten Kombes Pol Gieuseppe Reinhard Gultom, peristiwa kecelakaan laut dengan para korban wisatawan dari Bekasi tersebut, setelah melaksanakan ibadah Shalat Subuh, Minggu (7/11), pukul 06.00 WIB.
Keempat wisatawan yaitu Akbar (21), Zulfi (20), Aspi (19), dan Dzikri (21) bermain di sekitar Pantai Ciantir kawasan Sawarna, Kabupaten Lebak sambil melakukan kegiatan berfoto.
Keempat korban itu tengah bermain air di tepian pantai, namun tiba-tiba mereka terseret arus deras yang berada di depan area pos pantau.
Keempat korban itu, tiga di antaranya Akbar, Zulfi, dan Aspi selamat terdorong ombak ke tepian pantai.
Tetapi, kata dia, Dzikri terseret arus ke tengah laut dan menghilang.
"Keempat wisatawan itu, tiga di antaranya selamat, namun satu orang belum ditemukan," kata Dirpolairud Polda Banten Kombes Pol Gieuseppe Reinhard Gultom, di Lebak, Minggu (08/11/2021).
"Kami hingga malam ini melakukan evakuasi belum menemukan korban Dzikri, kemungkinan pagi hari akan kembali dilakukan pencarian," kata Gultom.
Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga meminta masyarakat untuk tidak melakukan liburan ke pantai, karena kondisi cuaca saat ini sedang tidak baik. Ombak tinggi dan membahayakan wisatawan yang mengunjungi kawasan pesisir selatan.
Baca Juga: 4 Wisatawan dari Bekasi Terseret Ombak di Pantai Ciantir, Satu Orang Belum Ditemukan
Lebih baik masyarakat berada di rumah untuk menghindari kecelakaan laut tersebut.
”Kami terus berupaya melaksanakan koordinasi dengan pengelola objek wisata pantai guna meminimalisir terjadinya hal hal yang tidak diinginkan terjadi kembali, sehingga situasi di lokasi tersebut dapat berlangsung aman dan kondusif,” kata Shinto.
Ditpolairud Polda Banten melakukan evakuasi juga dibantu BPBD Lebak, Polsek Bayah, Basarnas Banten hingga relawan penyelamat pantai dan nelayan.[Antara]
Berita Terkait
-
Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM
-
Update Pencarian 5 Jurnalis: Tim SAR Temukan Helm hingga Jeriken di Hari Kelima
-
6 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Meninggal usai Hilang Kontak di Laut Jawa
-
103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal
-
Hari Ketujuh, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda hingga 6.010 NM Persegi
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Terima Suap Rp11,4 Miliar, Hak Politik Ade Kuswara Kunang Dicabut 10 Tahun
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Mengawal Ekonomi Masyarakat
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat
-
5 Bencana Dihadapi Indonesia Saat Ini
-
Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei