SuaraBekaci.id - Keberadaan Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL) di Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi cukup bermanfaat dirasakan warga sekitar.
Selain sebagai jalan air agar desa tidak terendam banjir, Kali CBL juga menjadi jalur transportasi air beberapa kapal tongkang pengangkut Batubara yang juga melintasi area tersebut.
Menurut ketua RW 012 Desa Sukamekar Kecamatan Sukawangi, Nengkan (50), ada beberapa kapal yang hilir mudik menggunakan lintasan Kali CBL. Dia menduga kapal-kapal tersebut dari atau tujuan ke Tanjung Priuk Jakarta Utara.
"Mungkin pangkalannya narik dari Priuk tapi kita juga engga tau lah, karna aktifitasnya buat narik batu bara lewat laut. Mungkin kalau lewat laut biar cepet aja nganter batu Baranya, dulu pernah lewat darat paken truck tapi engga lama," kata Nengkan menjelaskan manfaat Kali CBL.
Manfaat lain yang dirasakan Nengkan, sebagai solusi banjir di Desa Sukamekar.
Nengkan menceritakan, sebelum Kali CBL dibangun Desa Sukamekar kerap kali terendam banjir sehingga setiap bulan November tepatnya tanggal 11, penduduk akan membuat bale-bale atau perahu agar bisa bertahan di tengah banjir.
Dia menyebut, banjir terjadi pada bulan November. Untuk transportasi pada saat banjir, lanjut Nengkan, warga sekitar selalu mempersiapkan perahu.
Selain itu, warga yang tidak ingin mengungsi pada saat banjir, mereka membuat tempat tidurnya tergantung di atap rumahnya.
"Bukan rawan banjir lagi, pokoknya setiap bulan 11 (November) itu kita udah siap-siap, bikin perahu, bale (tempat tidur) pun pada digantung, supaya pada tidur, digantung di atas," jelasnya.
Pada pembuatannya, Kali CBL harus memotong lajur air yang berasal dari Kali Bekasi. Sehingga ujung aliran kali Bekasi bergabung dengan aliran kali CBL.
"Setelahnya, timbulah nama CBL yang lebih cepat arah kelaut (air). makanya amanlah kebanjiran ini, terutama di suka mekar," katanya.
Sebelum Kali Bekasi Bergabung dengan Kali CBL, Kali Bekasi melewati beberapa desa sebelum menuju laut.
"Kali Bekasi sebelumnya dari CBL, lewati desa sukamekar, muarabakti, sukatenang, pantai Hurip, pantai harapanjaya, baru mentuk ke sungai cikeris," katanya.
Pantauan SuaraBekcai.id, saat ini terusan Kali Bekasi yang terpotong aliran Kali CBL dipenuhi dengan rerumputan.
Tidak hanya rumput, potongan Kali Bekasi juga ditumbuhi oleh pepohonan yang didominasi pohon pisang.
Berita Terkait
-
BNI Gerak Cepat Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir di Padang
-
Bukan Lagi Anomali, Pakar UGM Sebut Cuaca Ekstrem Jadi Kenormalan Baru
-
Mengapa Banjir Bandang Terjang Padang di Tengah Kemarau dan Karhutla?
-
Karhutla dan Banjir Terus Berulang, DPR Desak Evaluasi Izin Sawit dan Tambang di Kawasan Hutan
-
Tekan Risiko Kecelakaan! Petugas Bersertifikat Disiagakan di 5 Perlintasan Rel Bekasi dan Tangerang
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Siswa 3 SD Terdampak Tol Japek Selatan Bakal Pindah ke Gedung Baru, Ini Lokasinya
-
BRI Manfaatkan Momentum MotoGP Mandalika 2026 untuk Dorong Ekonomi Lokal dan Sport Tourism
-
Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18 Diciduk Polisi
-
BRI Pertahankan Posisi Teratas, Nilai Merek Indonesia Capai USD6,9 Miliar
-
Obat Herbal Racikan Abal-abal 4 Pemuda Ini Ancam Nyawa Konsumen