SuaraBekaci.id - Tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan alat berat Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi dan retribusi Tera Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi, Rabu (27/10/2021).
Dalam keterangan yang diterima Suarabekaci.id, ASN Pejabat Pembuat Dokumen (PPK) Dody Agus Suprianto telah melakukan tender cepat melakukan persengkokolan dan menaikkan harga sebesar 10 Persen dari harga yang ditetapkan pihak ketiga.
"Sehingga akibatnya sedikitnya senilai Rp1.463.022.000, potensi kerugian negara atas persengkongkolan tender cepat alat berat bulldozer Dinas LH". Demikian sebagaimana dikutip dalam keterangan tertulis.
Selanjutnya tindak pidana korupsi pengelolaan retribusi pelayanan Tera/Tera Ulang Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi. Kejari menetapkan dua ASN Mulyadi dan Eman Suherman sebagai tersangka dugaan penggelapan setoran retribusi dinas perdagangan sebesar Rp1.101.052.000
"Tentang Retribusi Daerah yang menjadi dasar legalitas pungutan retribusi tera dan tera ulang pada wilayah Kabupaten Bekasi, selain itu tidak menyetorkan hasil pungutan retribusi tera dan tera ulang tersebut ke kas daerah yang merupakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bekasi sebagai salah satu sumber penerimaan daerah yang termasuk kualifikasi keuangan Negara".
Berita Terkait
-
BTN Gandeng Pemkot Padang, Perluas Layanan Dari KPR Hingga Digitalisasi Layanan Publik
-
Pramono Buka-bukaan: ASN DKI Masih Akali Aturan Wajib Naik Transportasi Umum Tiap Rabu
-
79 Pemda Tak Bisa Bayar Gaji ASN, Pramono Pastikan Jakarta Aman
-
Lantik Pejabat di Lingkungan Kemendagri, Mendagri Minta ASN Tingkatkan Kinerja
-
5.925 PNS Daerah Dipecat Mulai Agustus 2026, Ketahuan Curang saat Ujian ASN Thailand
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli
-
Begini Kisah Heroik Tragedi Berdarah Sasak Kapuk, Ubah Bekasi Jadi Lautan Api
-
Heboh Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu, Begini Update Harga Bawang Merah di Indonesia
-
Rela Datang Jam 5 Pagi dari Bekasi, Demi Kaos Gratis HUT RI di Monas
-
BRI Peduli Hadir untuk Korban Gempa Flores, Salurkan Bantuan dan Dukung Pemulihan