SuaraBekaci.id - Video viral di TikTok, seorang cowok menceritakan sedang asyik menerbangkan Drone yang ia beli seharga Rp70 juta di sebuah tebing. Tetiba drone tersebut jatuh diantara semak belukar. Dia pun panik.
Kisah ini dibagikan oleh akun TikTok @khalidmaulaf. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 2 juta kali dan mendapatkan 240 ribu tanda suka.
"Drone 70 juta hilang? Terima kasih orang-orang baik. #fyp #viral," tulis akun ini sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Minggu (24/10/2021).
Dalam video, cowok ini membagikan perjalannya saat mendaki gunung. Ia berniat mengabadikan pemandangan indah dari atas gunung dengan menggunakan drone.
Drone itu awalnya berhasil diterbangkan dengan baik. Terlihat, drone itu merekam pemandangan dari atas gunung selepas Matahari terbit. Tiba-tiba, drone itu tersangkut dan jatuh ke tebing.
"Jadi saat gua lagi nerbangin drone, dan di saat gua terlalu fokus framing, tiba-tiba drone gua jatuh nyangkut di tebing," jelas cowok itu dalam video.
Hal itu langsung membuat sang pria menjadi panik. Ia pun bergerak cepat mencari drone seorang diri dengan menyusuri tebing-tebing. Drone itu masih tersambung dengan aplikasi di ponsel, sehingga bisa diketahui titik jatuhnya.
"Gue langsung panik, langsung jalan ke titik lokasi drone jatuh. Gue coba cari sendirian, nyusurin tebing-tebing dengan ngandelin titik point drone jatuh terakhir dan Maps yang ada di aplikasi. Gue terus cari."
Sayang, ia kesulitan mencari keberadaan drone di tengah alam liar. Ia akhirnya mulai pasrah setelah 3 jam mencari, tetapi tidak mendapatkan hasil.
Bahkan, si pemilik video ini mengakui sudah siap untuk mengganti drone pinjaman itu. Ia membeberkan harga drone itu adalah Rp 70 juta.
"Di saat gua sudah mau nyerah dan pasrah dengan keadaan, karena sudah kisaran 3 jam gua nyari tapi tetep gak ketemu-temu. Apalagi posisinya di tepi jurang. Gue sudah siap dan pasrah gantiin drone Rp 70 juta."
Tak disangka, warga setempat memberikan pertolongan kepada cowok yang sudah putus asa itu. Mereka membantu mencarikan drone sampai menelusuri tebing-tebing.
"Tiba-tiba Allah ngasih gua pertolongan dengan berpapasannya gua sama warga lokal. Mereka langsung nanya gua dan langsung bantu mau nyariin drone gua. Kurang lebih 2 jam gua mencari dengan warga lokal, drone masih belum juga ketemu."
"Di sini posisi gua baru makan pop mie doang dan sebelum warga lokal cari ke tebing-tebing. Mereka sempat ngasih gua minum sama makan, habis itu gua sama warga lokal lanjutin perjalanan."
Cowok ini kemudian diminta berhenti dan menunggu di satu tempat oleh warga setempat. Hal ini disebabkan karena rute yang akan diambil terlalu ekstrem.
Berita Terkait
-
Cara Melacak HP yang Hilang Dalam Keadaan Mati, Manfaatkan Fitur Ini
-
Atlet Panjat Tebing Indonesia Dapat Tawaran Naturalisasi Negara Lain, Iming-iming Menggiurkan
-
Jerit Ibunda Korban Salah Tangkap Aksi Demo Agustus, Dua Jari Anaknya Patah Diduga Disiksa Polisi
-
Keluarga Fernando Martin Peluk Tim SAR Usai Temukan Jenazah Pelatih Valencia
-
Tim SAR Temukan Jenazah Pelatih Valencia FC Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74