SuaraBekaci.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan didemo hari ini. Sejumlah pemuda tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dikabarkan akan melakukan aksi unjuk rasa di Kawasan Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (21/10/2021).
Pantauan Suara.com pukul 10.30 WIB di kawasan Patung Kuda, belum terlihat massa aksi sama sekali di lokasi. Di lain sisi, aparat kepolisian telah bersiaga melakukan antisipasi pengamanan.
Terlihat sejumlah mobil taktis aparat kepolisian terparkir di kawasan Patung Kuda. Mulai dari mobil water cannon milik Korps Shabara hingga kendaraan taktis milik Korps Brimob.
Pemantauan dari arah Jalan Merdeka Utara dari Jalan Merdeka Timur sejumlah polisi dari unit Brimob melakukan apel. Sementara, di depan Taman Pandang Istana, Jalan Merdeka Utara juga tersebar sejumlah petugas kepolisian.
Sementara itu, arus lalu lintas di kawasan Patung kuda masih terpantau lancar. Belum ada penutupan maupun pengalihan arus lalu lintas yang dilakukan aparat kepolisian di sekitar lokasi.
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Purwata mengatakan, hingga kini arus lalu lintas masih berjalan normal. Jika nantinya unjuk rasa menyebabkan arus lalu lintas tersendat, polisi baru akan mengalihkan para pengendara kendaraan roda empat maupun dua.
“Sekarang masih normal (lalu lintas), nanti kalau unjuk rasa stuck baru kita alihkan.” kata Purwanta di Jalan Merdeka Barat.
Sementara dalam undangan yang diterima Suara.com, aksi rencananya akan berlangsung pada pukul 10.00 WIB.
Dalam keterangan undangan itu, BEM SI menyebutkan jika tujuh tahun pemerintahan Jokowi tidak banyak membawa terobosan untuk mengatasi masalah-masalah yang ada di Indonesia.
"Sangat disayangkan lagi bahwa selama menjabat dua periode ini semua usaha yang dilakukan Jokowi tidak membawa hasil," tulis BEM SI.
Berita Terkait
-
Pemburuan Terbesar Sejak 98: 700 Anak Muda Diproses Usai Demo Agustus 2025
-
Israel Panik: Rumah Benjamin Netanyahu Dijaga Ketat, Pejabat Kabur dan Berebut Rantis
-
Baru Bebas, Amnesty International Kecam Penangkapan Ulang Komar Terkait Tuduhan Penghasutan
-
Belajar dari Kasus Delpedro, Yusril Minta Aparat Hati-hati Tangkap Orang
-
Kecam Serangan ke Iran dan BoP, Massa Gelar Aksi di Depan DPR RI
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
Terkini
-
Pesanan Genteng Melonjak, Pengrajin Majalengka Rasakan Dampak Program Gentengisasi
-
Hadapi Lonjakan Transaksi Lebaran, BRI Optimalkan Kantor Cabang dan Layanan Digital
-
Presiden Beri Arahan pada Danantara Indonesia untuk Perkuat Fondasi Pembangunan Ekonomi Nasional
-
Zulkifli Hasan: Tumpukan Sampah di TPST Bantargebang Seperti Gedung 17 Lantai
-
Karyawan SPBU Dibekap, Diikat, dan Dipukuli Komplotan Perampok