SuaraBekaci.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meminta masyarakat waspada terhadap penularan Covid-19.
Sri Mulyani mewanti-wanti Pandemi Covid-19 bukanlah kali pertama dan terakhir.
"Pandemi atau dalam hal ini Covid-19 menciptakan pandemic kali ini bukanlah yang pertama kali dan juga bukan yang terakhir kali, artinya dunia termasuk Indonesia harus menyadari bahwa fenomena ancaman seperti yang terjadinya pandemi ini tidak akan selesai atau tidak akan menjadi yang pertama kali dan terakhir kali," kata Sri Mulyani dalam acara webinar Festival Transformasi Kementerian Keuangan, Selasa (19/10/2021).
Dalam lingkungan dunia sekarang ini, dia mengemukakan perlu diikhtiarkan cara-cara menangani dan menyiapkan, jikalau sampai pandemi terjadi, pun langkah seharusnya untuk bisa mencegah sedini mungkin, sehingga tidak menimbulkan dampak yang luar biasa.
"Ini adalah sebuah fenomena atau kejadian yang sangat sangat luar biasa Oleh karena itu bangsa-bangsa di dunia yang harus berpikir dan berikhtiar, bagaimana kita bisa mencegah terjadinya hal seperti ini lagi ke depan, karena sudah saya sampaikan, pandemi ini bukan yang pertama dan bukan yang terakhir," pungkasnya.
Masyarakat tetap diminta agar tetap waspada karena ancaman penularan Covid-19 masih sangat bisa saja terjadi, jika mengabaikan protokol kesehatan yang dibuat pemerintah.
Namun ia mengaku bersyukur karena penularan Virus Corona atau Covid-19 yang beberapa waktu lalu cukup masif kini dapat dikendalikan dengan sangat baik berkat semua pihak.
Dia menilai, pengendalian kasus Covid-19 yang kini tertangani merupakan pencapaian yang tidak sia-sia.
"Penurunan kasus semenjak awal meledaknya Covid-19 varian Delta di sekitar bulan Juli awal hingga sekarang mencapai lebih dari 95 persen drop turunnya kasus di hampir semua kawasan di Indonesia ini sebuah pencapaian yang tidak sia-sia dan bukan sesuatu yang sepele," katanya.
Berita Terkait
-
Marak PHK Massal di 2025, Purbaya Singgung Ekonomi Lemah Sejak Era Sri Mulyani
-
Lama Tak Ada Kabar, Sri Mulyani Ternyata Punya Pekerjaan Baru di Luar Negeri
-
IHSG Cetak 22 Rekor Sepanjang 2025, 1 Kali Era Sri Mulyani dan 21 Kali Era Menkeu Purbaya
-
Purbaya Ungkap Alasan Sebenarnya Ekonomi Indonesia Tertahan di Awal Tahun
-
Sebut 'Salah Urus', Purbaya Bongkar Ekonomi 2025 Alami Perlambatan Hingga 8 Bulan
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
Terkini
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74