SuaraBekaci.id - Untuk memulai sebuah hubungan bagi sebagian orang terasa sulit. Trauma masa lalu membuat ragu untuk membuka yang baru atau bahkan takut dalam berkomitmen.
Alhasil, hubunganmu hanya sebatas itu saja, tidak ada komitmen yang kamu miliki demi berani mengambil ke jenjang yang lebih serius.
Bagaimanapun juga, kalau ini sampai terus terjadi akan menghalangi kebahagiaan dalam hidupmu.
Maka dari itu, simak 4 tanda kamu tipikal orang yang takut dalam berkomitmen.
1. Takut terluka lagi
Memiliki pengalaman pahit dengan hubungan sebelumnya membuat takut terluka lagi. Hal ini membuatmu trauma tersendiri, sehingga enggan untuk berkomitmen.
Alhasil, menyebabkanmu terlalu mudah menyerah ketika menghadapi persoalan dalam hubungan. Untuk menghindar permasalahan tersebut kamu justru menyelesaikan dengan cara yang dulu.
2. Sabotase diri sendiri
Salah satu tanda orang yang kerap kali merasa takut mengambil komitmen adalah menyabotase dirinya sendiri. Seperti kondisi hubungan yang terasa harmonis malah membuatmu merasa ketakutan.
Selalu berpikir bahwa setiap hubungan pasti akan berakhir walaupun kondisi saat ini terlihat bahagia, justru membuatmu ingin bertindak merusakan hubunganmu sendiri. Hal ini bertujuan untuk ingin memiliki kendali penuh untuk bisa mengambil tindakan sesuka hati, termasuk menentukan untuk perpisahan hanya dari keputusanmu saja.
3. Merasa kesulitan untuk bisa terbuka dengan pasangan
Memiliki pasangan yang kamu rasa cocok untuk mendampingimu, pada dasarnya setiap orang jauh lebih mudah untuk bisa menceritakan tentang hal pribadinya. Namun, kamu bertidak sebaliknya.
Alhasil, membuatmu merasa kesulitan untuk bisa terbuka dengan pasangan. Bahkan untuk sekedar mengekspresikan perasaanmu saja kamu enggan melakukannya.
4. Hanya melihat dari hal negatifnya saja
Walaupun telah memiliki pasangan yang kamu cintai, tapi selalu saja ada pikiran bahwa hubungan yang dijalani tidak akan langgeng. Bahkan menganggap akan ada beragam masalah yang terjadi yang membuatmu hubungan akan kandas.
Alhasil, hanya melihat dari hal yang negatifnya saja. padahal, kalau bisa melihat dari sudut pandang yag berbeda justru hidupmu akan jauh lebih berwarna.
Berdasarkan ulasan di atas, sebaiknya kita bisa mengekspresikan perasaan kita tentang sesuatu hal kepada pasangan, agar bisa saling menguatkan ketika ada persoalan yang mengganjal di benakmu.
Berita Terkait
-
AWS Perkuat Transformasi Digital Indonesia lewat Investasi, Percepatan Adopsi AI & Cloud
-
5 Krim Malam Anti Aging Mulai Rp30 Ribuan, Ampuh Hilangkan Flek Hitam
-
Visit Suara.com, Accor Group Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Kolaborasi dengan Media
-
Lebih dari Sekadar Cocok, Ini Ciri-ciri Pasangan yang Sefrekuensi
-
4 Moisturizer Ginseng untuk Lawan Tanda Penuaan di Usia 50-an
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
BRI Resmi Buka Desa BRILiaN 2026, Simak Cara Daftar Berikut Ini
-
Lokasi Samsat Keliling di 14 Titik Wilayah Jadetabek
-
Fitur QRIS Tap dari BRImo, Bayar TransJakarta Jadi Lebih Praktis dan Mudah
-
Cara Mengelola THR agar Lebaran Tidak Berujung Pusing
-
BRI Dukung Asta Cita dan Program 3 Juta Rumah, Target 60 Ribu Unit